Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Operasi Zebra Semeru 2017 telah selesai dilaksanakan pada 1-14 November 2017. Di tahun ini nampaknya jumlah pelanggaran lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Dari laporan Satlantas Polres Lumajang, pelanggaran meningkat 269 persen dari tahun 2016.
AKP Hendry ibnu Hendarto, SH, SIK

Kasat Lantas, AKP Hendry Ibnu Hendarto, SH, S.IK melalui Kanit Turjawali, Ipda Maryanto menyampaikan, di tahun 2017 ada 3.680 pelanggaran. Dibandingkan tahun 2016, hanya ada 995 pelanggaran saja.

Dari jumlah pelanggaran tersebut, ada 3.230 pengendara yang ditilang. Sementara sebagai perbandingan, di tahun 2016, hanya ada 752 tilang saja. Atau ada kenaikan 329 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kemudian, untuk pengendara yang hanya ditegur, ada 450. Sedangkan di tahun 2016, ada 243 pengendara. Dengan jumlah ini, artinya ada sedikit kenaikan, menjadi 85 persen dari tahun sebelumnya.

Untuk jumlah kendaraan, memang masih didominasi kendaraan roda dua yang paling banyak melanggar. Di tahun ini, roda dua yang terlibat pelanggaran mencapai 3.077 unit. Jumlah ini meningkat drastis dari tahun sebelumnya, hanya 660 unit.

“Trendnya naik menjadi 366 persen dari tahun sebelumnya,” ucapnya.

Kemudian, untuk kendaraan penumpang, ada 21 unit yang terlibat pelanggaran. Jumlah ini tidak terlalu besar. Jika dibandingkan tahun sebelumnya juga tidak terlalu mencolok. Di tahun 2016, ada 11 kendaraan penumpang yang melanggar.

Untuk kendaraan barang, jumlahnya terbilang masih tinggi. Di tahun 2017, ada 132 kendaraan yang melanggar. Di tahun sebelumnya, ada 80 kendaraan yang melanggar atau meningkat 65 persen dari 2016.

Operasi Zebra Semeru di Lumajang digelar di beberapa titik. “Utamanya di ruas jalan yang rawan kecelakaan,” Ipda Maryanto. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: