Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Sat Lantas Razia Balap Liar JLT

Lumajang, Motim - Jalan Lintas Timur (JLT), tepatnya di sekitar proyek pembangunan gedung Akademi Komunitas Negeri Lumajang (AKNL) yang menghubungkan 4 desa diantaranya Desa Umbul, Kecamatan Kedungjajang, Desa Selokgondang dan Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono juga Desa Tukum, Kecamatan Tekung, sering dijadikan tempat adu kecepatan motor alias balapan liar oleh sekelompok geng motor.
Jalan Lintas Timur

Hal ini mendapat perhatian serius dari Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lumajang. Minggu (26/11), pagi sekitar pukul 04.30 WIB, Sat Lantas dibackup Sat Sabhara, Polsek Kota Lumajang juga Polsek Tekung, menggerebek aksi balap motor di JLT tersebut.

Sedikitnya, ada 25 motor yang diamankan dalam razia gabungan tersebut. Karena melakukan berbagai pelanggaran, semuanya ditindak tegas dengan surat tilang. Untuk mempermudah proses selanjutnya, usai ditilang motor terus diboyong menuju kantor Sat Lantas Polres Lumajang.

Sedang pemilik motor berikut yang diboncengnya, usai diberikan pembinaan oleh petugas disuruh pulang ke rumahnya masing-masing. “Barang Bukti (BB) motor semuanya sudah kami amankan di Sat Lantas,” kata Kasat Lantas, AKP Hendry Ibnu Indarto, SH, S.IK saat dikonfirmasi Memo Timur.

Lebih lanjut Kasat Lantas menjelaskan, awalnya pihaknya mendapat informasi dari masyarakat jika di JLT sekitar bangunan proyek AKNL sering dibuat adu kecepatan motor alias balapan liar. Atas informasi itu, pihaknya diam-diam melakukan pemantauan hampir setiap malam menjelang pagi guna memastikan kebenaran informasi itu dan ternyata benar.

Sabtu malam, pihaknya berkoordinasi dengan Sat Sabhara, Polsek Kota Lumajang juga dengan Polsek Tekung. Minggu pagi, langsung bergerak melakukan razia terhadap balapan motor sekitar AKNL dan membuahkan hasil.

“Saat dirazia, banyak yang berusaha melarikan diri. Namun, berhasil diamankan oleh petugas. Dalam razia balapan motor ini, ada 40 personil gabungan yang diterjunkan Mas,” ungkapnya.

AKP Hendry Ibnu Indarto menegaskan, razia ini sengaja dilakukan untuk mengantisipasi maraknya pelaku balap liar di Lumajang. Selain bisa membahayakan terhadap keselamatan pelaku balapan motor itu sendiri, hal ini juga meresahkan masyarakat lingkungan sekitar serta masyarakat pengguna jalan.

Masih kata AKP Hendry, razia ini dilakukan juga dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi wilayah kota Lumajang aman dan kondusif. Razia seperti ini akan terus dilakukan tidak hanya di wilayah dalam kota saja.

Melainkan juga akan dilakukan di wilayah Kecamatan yang disinyalir ada balapan motor liar. “Sepeda motor yang diamankan di JLT itu bisa diambil atau diurus setiap jam kerja dengan membawa STNKB berikut BPKB asli. Jika tidak, jangan harap motor itu bisa keluar,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: