Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Terhimpit Ekonomi, Nurul Aini Gantung Diri

Lumajang, Motim - Diduga terhimpit masalah ekonomi, Nurul Aini (26), istri Sadar (30), warga Dusun Dadapan, Desa Kertosari, Kecamatan Pasrujambe, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dalam dapur rumahnya menggunakan kain selendang yang diikatkan pada bambu plafon.
AKP Bambang Ponco

Jenazah korban ditemukan Sadar, suaminya, Selasa (14/11), sekitar pukul 08.00 WIB, sepulang menimbang daun cengkeh untuk dijual. “Semasa hidupnya, korban pernah mengalami gangguan jiwa. Namun, sudah sembuh,” kata Kepala Desa Kertosari, Wiro kepada Memo Timur.

Tak mau terjadi masalah di kemudian hari, Kades Kertosari terus melaporkan kejadian itu ke Polsek Pasrujambe, berharap agar jenazah korban dilakukan proses outopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.

Tetapi, keluarga korban menolak jenazah korban dioutopsi. Penolakan itu disertai dengan surat pernyataan yang dibuat dan ditanda tangani di atas materai. “Surat pernyataan itu sudah kami terima. Jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Pasru untuk divisum,” jelas Wiro.

Kapolsek Pasrujambe, AKP Bambang Ponco melalui Kanit Reskrim, Bripka Agus Cahyo, SH ketika dikonfirmasi Memo Timur membenarkan. Pihaknya, begitu memperoleh informasi kejadian tersebut terus mendatangi lokasi kejadian.

Usai meminta keterangan terhadap suami dan sejumlah saksi, pihaknya berusaha membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto untuk dilakukan outopsi. Ternyata kata Kades setempat, keluarganya menolak sambil menunjukkan surat pernyataan yang dibuat oleh keluarga korban.

Terpaksa, jenazah korban hanya dilakukan visum luar oleh dokter Puskemas Pasrujambe. Hasil visum menyatakan korban meninggal dunia akibat gantung diri. “Diperkirakan korban gantung diri antara 1 hingga 2 jam sebelum ditemukan suaminya,” tegas Kanit Reskrim Polsek Pasrujambe.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: