Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pertanian untuk meningkatkan produktifitas pangan. Utamanya produk unggulan dari Lumajang, kawasan hortikultura mendapat perhatian lebih untuk lebih dikembangkan.
Ir. Paiman

Kepala Dinas Pertanian Lumajang, Ir. Paiman menyampaikan, melalui Program Pengembangan Kawasan Produk Unggulan Hortikultura, sebagai salah satu implementasi kebijakan Kementerian Pertanian. Yakni agar mampu meningkatkan produksi, kualitas hasil, dan produktivitas hortikultura secara nasional.

“Selain itu, untuk menyediakan lapangan kerja, meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan, kesempatan berusaha, kesejahteraan dan kebersamaan komunitas di sekitar kawasan tersebut,” katanya.

Program tersebut akan berhasil apabila didukung oleh komitmen semua pihak terkait dari hulu sampai hilir. Untuk memastikan terwujudnya tujuan tersebut, Dinas Pertanian sejak tahun 2015 telah menetapkan sejumlah kebijakan yang terfokus.

“Fokus komoditas, fokus wilayah dan fokus program atau kegiatan dan anggaran yang berkontribusi terhadap swasembada pangan untuk mendukung Ketahanan Pangan Nasional, kami pun siap menerima dan melaksanakan secara profesional Program Pemerintah Pusat,” terangnya.

Semua kawasan penghasil produk unggulan akan diprioritaskan. Dengan memberikan Label Cinta Hasil Bumi (Cinthami) yang difokuskan untuk 7 komoditas strategis (padi, jagung, kedelai, tebu, daging, cabe dan bawang merah).

Lanjutnya, sejalan dengan program Kementerian Pertanian untuk memperkuat Pengembangan Kawasan Produk Unggulan Hortikultura di Lumajang, dalam hal pelaksanaan di lapangan yang menggunakan prinsip pengembangan komunitas yang terintegrasi.

“Sebagai contoh yaitu dengan memberdayakan Gapoktan untuk membuat Koperasi,” katanya.

Di dalam pengembangannya dapat dipersiapkan menjadi program dengan terlebih dahulu melengkapi persyaratan yang diperlukan, termasuk pemetaan kawasan produk unggulan terpadu. Menyusun formalitas organisasi pelaksana, menyediakan infrastruktur dasar.

“Mengembangkan hilirisasi teknologi hortikultura, pelatihan dan inkubasi bisnis bagi calon pelaku usaha dan memperkuat kelembagaan untuk menjamin keberlanjutan dan kemandirian,” ucapnya.

Paiman menegaskan, akan berperan aktif dalam membangun dan mengembangkan kawasan produk unggulan dan mengimplementasikan terhadap pemilihan lokasi yang mengacu pada kriteria yang ditetapkan.

“Di dalamnya berisi master plan dan rencana aksi dengan stakeholder terkait” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: