Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, AP, M.Si mengatakan, semua Sekretaris Desa (Sekdes) di Lumajang bisa dikatakan relatif baru. Karena mereka menduduki posisi Sekdes dari hasil seleksi perangkat desa yang selesai digelar awal tahun 2017.

Agar Sekdes bisa bekerja secara maskimal sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, saat ini pendampingan terus dilakukan. Sehingga mereka bisa berperan dalam penyelenggaraan pemerintah desa.

“Khususnya adminitrasi desa agar bisa berjalan dengan efektif,” kata Patria pada Memo Timur.

Pendampingan dilakukan baik dari pihak kecamatan maupun dari kabupaten. Dengan melakukan pembinaan dan pengawasan. “Kita juga bersama camat memberikan pendampingan, bimtek, koordinasi, dan meningkatkan SDM mereka,” ujarnya.

Seperti yang telah dilaksanakan, yakni Diklat Peningkatan Kapasitas bagi Sekretaris Desa. Semua Sekdes di Lumajang atau 198 sekdes wajib mengikuti kegiatan ini.

Salah satu tugas penting mereka, adalah penyusunan draft Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Diharapkan mereka mampu memahami administrasi pemerintahan desa untuk penyusunan APBDes.

“Dari penyusunan draft sampai jadi APBDes mereka harus paham, mau, dan mampu,” ungkap Patria.

Meskipun, menurutnya, ada banyak sekdes yang sebelumnya sudah berpengalaman di pemerintahan desa. Karena sebagian dari mereka juga pernah menjabat sebagai perangkat desa di posisi lain. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: