Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Sebuah truck bermuatan tebu terguling di jalan piket nol wilayah Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, beberapa ratus meter sebelum jembatan perak alias Gladak perak, Jum’at (3/11), malam, sekitar pukul 23.20 WIB.
kecelakaan

Akibatnya, arus lalu lintas arah Lumajang menuju Malang maupun sebaliknya macet. Meski kemacetan itu berlangsung hanya sebentar, namun antrian kendaraan dari dua arah terlihat memanjang hingga mengular.

Sat Pol PP Tegur Pemilik Toko Yang Menaruh Dagangannya di Trotoar
Difabel Punya Hak Sama jadi Anggota PPK atau PPS
63 Orang Anggota Panwascam Dilantik
Maksimalkan Produktifitas Pertanian, Disperta Gandeng PT. BISI Internasional Tbk.

Beruntung, petugas dari Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lumajang dibantu petugas dari Polsek Candipuro segera tiba di lokasi, lalu bersama-sama melakukan pengaturan arus lalu lintas dari dua arah tersebut.

“Terjadi macet, karena kendaraan dari dua arah itu tidak ada yang mengalah dan sama-sama menerombol masuk. Alhamdulillah, setelah kami atur tak lama kemudian berhasil diurai meski harus buka tutup Mas,” ungkap Kanit Laka Lantas, Ipda Wendi Sulistiono, S.TP.

Awal kejadian saat truck bermuatan tebu bernomor polisi W 9734 NA yang disopiri Prayit, warga Banyuwangi, perjalanan menuju pabrik gula di Malang. Saat melewati jalan menikung dan menanjak, beberapa ratus meter sebelum jembatan alias Gladak Perak, tiba-tiba mesin truck bermasalah.

Truck tidak kuat naik, kondisi itu membuat sopir panik lalu berjalan mundur. Karena khawatir ngeblong apalagi sebelah kiri jalan jurang yang terjal, sopir truck banting setir kekanan jalan dan menghantam tebing lalu terguling.

Masyarakat Lebih Mudah Sampaikan Aduan Via Online
TPS Klakah Perlu Penanganan Khusus
Pembudidaya Ikan Selok Awar-Awar Dapat Bantuan Bibit dan Alat
Ada 7.139 Penerima Kartu Tani di Lumajang

Apabila truck Prayit tidak tertolong oleh truck tebu yang berjalan dibelakangnya itu, bisa jadi truck sial itu masuk jurang kiri jalan. Truck Prayit berhasil dievakuasi, Sabtu (4/11), sekitar pukul 10.00 WIB dan tebu langsung dikirim ke Malang menggunakan truck lain.

“Setelah bangkai truck berhasil dievakuasi, arus lalin kembali lancar. Tidak ada korban dalam kejadian itu, hanya body truck mengalami ringsek saja,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: