Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Lumajang bakal mengalami kenaikan di tahun depan. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 (PP 78/2015) tentang Pengupahan, diharuskan ada kenaikan 8,71 persen. Sehingga UMK Lumajang menjadi Rp 1.691.040 atau ada kenaikan sebesar Rp 135.488 dari tahun ini yang besarannya Rp. 1.555.552.
Drs. Suharwoko, M.Si

Namun, rencana kenaikan ini masih menunggu keputusan dari Gubernur Jatim. Rencana kenaikan ini seseuai dengan formula yang sudah ditetapkan itu, sudah diajukan oleh bupati ke gubernur. Akhir tahun 2017, baru bisa diputuskan.

Korban Damai, Maling HP Bebas
Maling Kesiangan, Sapi Subakir Berhasil Ditemukan
Bobol Kantor Pos, Uang Suami Karyawan Amblas
Operasi Zebra 2017 Kedepankan Tindakan  

“Sekitar 22 Desember nanti ada keputusan dari gubernur. Diperkuat juga dengan adanya Peraturan Gubernur (Pergub),” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Lumajang, Drs. Suharwoko, M.Si pada Memo Timur, Jumat (3/11).

Secara nasional, seluruh kenaikan UMK se-Indonesia formulanya memang mengacu pada PP 78/2015 ini. Dewan pengupahan di kabupaten tidak perlu melakukan penghitungan lebih rumit lagi, untuk menetapkan standar UMK.

“Tapi tetap, secara adminitrasi, Dewan Pengupahan mengajukan besaran kenaikan UMK ini pada bupati. Untuk kemudian, dari bupati dilanjutkan ke gubernur,” ucapnya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Lumajang usai Rapat Paripurna.

Besaran kenaikan ini, menurut Suharwoko, sudah diperhitungkan oleh pemerintah pusat dengan melihat inflasi dan pertumbuhan ekonomi saat ini. Artinya, perhitungannya secara nasional, bukan melihat di tiap-tiap daerah.

Gagal Rampas Motor, Pengendara Dibacok
Sat Pol PP Tegur Pemilik Toko Yang Menaruh Dagangannya di Trotoar
Bupati As’at Jenguk Sutikno, Biaya Pengobatan Ditanggung
Pembudidaya Ikan Selok Awar-Awar Dapat Bantuan Bibit dan Alat

Ia menambahkan, dengan akan adanya kenaikan UMK ini, pihaknya kemudian akan melakukan sosialiasi, utamanya bagi perusahaan yang ada di Lumajang. Agar mulai tahun depan, upah yang diberikan sudah harus sesuai dengan UMK yang ditetapkan.

“Mau tidak mau, suka tidak suka. Harus sekian itu,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: