Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Diduga sebagai pengedar dan pengguna sabu, Moch Samsu Rizal alias Hisam bin Wakib (25 ), warga Dusun Wangkit, Desa Besuk, Kecamatan Tempeh dan Slamet Sapari bin Ngati’i (45), warga Dusun Sarirejo, Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, diringkus petugas gabungan Polsek Sumbersuko.
AKP Edi Santoso, SH

Kapolsek Sumbersuko, AKP Edi Santoso, SH ketika dikonfirmasi Memo Timur menjelaskan, sejak sepekan terakhir pihaknya mendapat laporan dari masyarakat apabila di wilayah Desa/Kecamatan Sumbersuko, marak akan penyalahgunaan narkoba.

Biasanya, transaksi narkoba dilakukan pada siang menjelang sore, lokasinya di sekitar jembatan sebelum Polsek Sumbersuko. Orang yang dicurigai sebagai pengedar dan pengguna narkoba oleh masyarakat adalah kedua pelaku yang kini sudah meringkuk di sel tahanan Polsek Sumbersuko itu.

Atas laporan masyarakat itu, diam-diam pihaknya melakukan penyelidikan. Ternyata, diperoleh informasi jika keduanya pelaku narkoba. Sabtu (2/12), sekitar pukul 15.00 WIB, pihaknya kembali menerima informasi dari masyarakat apabila Moch Samsu Rizal itu mondar mandir di sekitaran jembatan.

“Kata masyarakat, jika dia sudah berada di sekitar jembatan itu, dipastikan sebentar lagi akan datang seorang pria setengah baya menyerahkan bungkusan, lalu pergi,” ungkapnya. Tak mau kecolongan, pihaknya langsung mendatangi lokasi. Di sana, sudah ada Moch Samsu Rizal.

Tak lama kemudian, datang seorang pria menemui target, sepertinya menyerahkan sesuatu, lalu pergi. Saat target hendak pergi, pihaknya terus menangkapnya. Setelah digeledah, dalam saku celananya ditemukan 1 poket sabu dan 1 bungkus rokok surya.

Pelaku berikut BB itu terus diboyong menuju ke Polsek Sumbersuko, guna proses hukum juga pengembangan. Saat diinterogasi, pelaku mengaku apabila sabu itu diperoleh dari temannya bernama Slamet Sapari.

Atas pengakuan Samsu Rizal, pihaknya mencari keberadaan Slamet Sapari di rumahnya. Tapi, bersangkutan tidak ada di rumahnya. Informasi masyarakat, dia berada di sungai. Pihaknya terus mencari di sungai dan berhasil diamankan.

Pelaku terus dibawa menuju ke rumahnya, lalu dilakukan penggeladahan ditemukan sejumlah BB diantaranya 5 poket sabu, 1 plastik berisi sisa sabu, 1 buah timbangan sabu, 1 buah sendok sabu, 1 buah korek gas dan uang tunai sebesar 200 ribu.

“Slamet Sapari ini kami tangkap di sungai tak jauh dari rumahnya sekitar pukul 17.00 WIB,” ungkapnya lagi.

Atas perbuatannya itu, Moch Samsu Rizal bersama Slamet Sapari dijerat pasal 114 sub 112 jo 127 UURI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun. “Kami masih melakukan pengembangan guna mengetahui siapa dan dari mana sabu ini diperoleh,” pungkas Kapolsek Edi Santoso.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: