Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » 3 Pelaku Copet Dalam Bus Diringkus Polisi

Lumajang, Motim - Kawanan copet yang diduga kerap beraksi di dalam angkutan umum, akhirnya berhasil diringkus oleh unit Reserse Kriminal Polsek Jatiroto, di salah satu halte bus yang terletak di Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Senin (4/12), sekitar pukul 03.00 WIB.
polsek jatiroto

Pelaku copet itu antara lain Suhur (34) dan Usman (40), keduanya warga Dusun Plawaangan, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang dan satu lagi bernama Mashudi (42), warga Jalan Patimura, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Kota Lumajang.

“Ketiga copet ini kami tangkap bersama petugas patrol, lengkap dengan barang bukti 3 buah hand phone merk Samsung dan Xiomi hasil kejahatannya dan 3 silet merk Tatra, alat untuk nyopet,” tutur Kanit Reskrim Polsek Jatiroto, Bripka Ari Wibow, SH kepada Memo Timur.

Pagi itu, dirinya bersama beberapa petugas Polsek Jatiroto sedang melakukan giat patroli di sepanjang jalan Desa Rojopolo dan Desa Sukosari Kecamatan Jatiroto, antisipasi pelaku jalanan utamanya pelaku begal sepeda motor.

Saat melakukan patrol, pihaknya mendapat informasi telah terjadi aksi pencurian di dalam bus alias copet, barang yang diambilnya berupa HP, korbannya warga Jember. Dalam informasi itu juga dijelaskan apabila pelakunya berjumlah 3 orang.

Saat dirinya hendak balik kanan ke arah Jatiroto, beberapa saat kemudian ada bus berhenti di halte Desa Rojopolo, menurunkan penumpangnya. Saat dipantau, penumpang yang turun berjumlah 3 laki-laki. Pihaknya langsung mendatangi, lalu memeriksa identitasnya.

Karena masih curiga, pihaknya terus menggeledahnya dan ditemukan 3 buah hand phone merk Samsung dan Xiomi. “Karena ciri-cirinya mirip seperti informasi yang kami dapat, ketiga orang itu langsung kami amankan,” jelasnya.

Saat diinterogasi, ketiga copet itu kompak mengaku apabila hand phone itu hasil nyopet 2 penumpang bus. Setiap kali beraksi, mereka juga mengaku berpura-pura menjadi penumpang bus. Setelah menemukan sasaran, mereka langsung beraksi.

Untuk memuluskan aksinya, mereka mengambil barang korbannya dengan cara mengiris tas milik korban dengan silet Tatra yang dibawanya itu. Setelah berhasil, pelaku akan turun tak jauh dari lokasi kejadian itu.

“Perbuatan ketiga copet dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian, diancam hukuman penjara maksimal 7 tahun. Pengakuan sementara baru kali ini mereka melakukan aksi copet,” tegas Ari Wibowo (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: