Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » » Anggota TNI Dibegal di Curah Mayit

Lumajang, Motim - Aksi begal sepeda motor makin marak dan makin berani saja. Di siang bolong, kawanan pelaku begal berjumlah 6 orang beraksi di jalan raya Curah Mayit Desa/Kecamatan Randuagung pada Selasa (26/12), sekitar pukul 11.30 WIB.

Korbannya adalah Bayu Fernando (23), anggota TNI bertempat tinggal di asrama Yonkav Desa Randuagung, Singosari, Malang. Korban dibacok oleh kawanan pelaku begal, sepeda motor milik korban Honda Vario 150 warna putih Nopol N 4492 UV dirampas lalu dibawa kabur.

Tidak hanya itu, tas milik tunangan korban berisi uang dan 2 buah HP merk Xiomi dan Oppo juga dirampas oleh pelaku. Kasus begal ini sudah ditangani oleh unit Reskrim Polsek Randuagung. Kerugian korban diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.

Kanit Reskrim Polsek Randuagung, Aipda Kukuh Eko P, SH ketika dikonfirmasi Memo Timur via ponselnya kemarin siang, membenarkan kejadian begal tersebut. Menurutnya, kasus begal lokasi jalan Curah Mayit itu sudah ditangani dan kini masih proses lidik.

“Mudah-mudahan dalam proses lidik ini segera menemukan petunjuk supaya bisa segera mengungkap dan menangkap para pelakunya,” katanya.

Informasi yang berhasil dihimpun Memo Timur, aksi begal terjadi berawal saat korban perjalanan hendak mengantar pulang tunangannya ke rumahnya di Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung.

Saat melewati area persawahan, tepatnya di jalan Curah Mayit, tiba-tiba dipepet oleh 6 orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor. Saat berjalan beriring-iringan, salah satu pelaku begal membacok korban.

Namun, bacokannya mengenai helm yag dipakai korban. Pelaku kembali membacok korban dan mengenai punggungnya. Saat korban terluka itulah, pelaku langsung merampas sepeda motornya juga tas milik tunangannya yang berisi uang dan 2 buah HP. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: