Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang memiliki sejumlah program kerja di 2017. Hingga penghujung tahun ini, program-program penyaluran dana zakat itu sudah terlaksana hingga 98 persen.
Drs. H. Affandi Latief, MH

Program kerja dari Baznas Lumajang seperti Lumajang Sehat, Lumajang Peduli, dan Lumajang Cerdas. Ketua Baznas Lumajang, Drs. H. Affandi Latief MH menjelaskan, bahkan untuk Lumajang Cerdas dan Lumajang Sehat, programnya sudah terlaksana sepenuhnya.

Untuk Lumajang Cerdas, Bazanas menyalurkan bantuan dan beasiswa bagi pelajar di Lumajang dari tingkatan sekolah dasar hingga menengah atas. Termasuk untuk mahasiswa perguruan tinggi.

“Kalau Lumajang Sehat, program yang sudah terlaksana seperti khitan massal,” ungkap Affandi Latief.

Lanjutnya, pihaknya bersyukur semua program bisa terlaksana dengan baik. Meskipun target capaian zakat yang terkumpul tidak sesuai dengan target. “Target tidak berhasil, tapi program terlaksana dengan baik,” katanya.

Seperti diketahui, target yang dipasang oleh Bupati Lumajang, Drs. H. As’at Malik, M.Ag, zakat yang terkumpul di 2017 bisa mencapai Rp 5 Miliar. Namun ternyata terkumpul Rp 4,6 Miliar. Jumlah ini hampir sama dengan tahun sebelumnya.

Affandi Latief menyebutkan, ada beberapa kendalanya memang kenapa tak bisa mencapai target. Zakat yang terkumpul di Baznas memang sebagian besar dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Lumajang.

“Kita di posisi yang tidak menguntungkan. Di tahun ini, ada banyak PNS yang memasuki masa pensiun,” kata dia. Selain itu, ada pula PNS yang ditarik ke Pemprov Jatim.

Tahun depan, pihaknya menginginkan agar juga banyak zakat yang dihimpun dari masyarakat umum. Hal ini demi peningkatan perolehan zakat. Caranya dengan membuat beberapa terobosan dan menginformasikan pada masyarakat. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: