Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Diduga sebagai salah satu pelaku penganiayaan terhadap Candra Arifin (25), warga Dusun Bedok, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, seorang pemuda bernama Muzamil Amin (21), warga Dusun Kampung Baru, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan yang sama ditangkap petugas gabungan Polsek Tempeh.
Aiptu Hendrik Harimurti, SH

Sebilah celurit lengkap dengan kerangka yang terbuat dari kulit juga berhasil diamankan dari pelaku. “Pelaku ditangkap di Gang Sahabat Desa Tempeh Tengah sekitar pukul 23.00 WIB beberapa jam usai pertengkaran,” ungkap Kanit Reskrim, Aiptu Hendrik Harimurti, SH kepada Memo Timur.

Awal kejadian, malam itu korban bersama rekan-rekannya sedang duduk di lokasi kejadian. Tak lama kemudian melintas sekelompok pemuda menaiki sepeda motor dari arah selatan ke utara sambil blayer-blayer. Sekitar 50 meter kemudian kelompok pemuda itu balik kanan mendatangi korban.

Salah satu teman pelaku menabrakkan sepeda motornya kepada teman korban. “Mungkin korban ini mau nolong temannya, tiba-tiba dibacok. Siapa pelakunya masih kami dalami Mas,” ungkapnya lagi.

Muzamil Amin ditangkap karena diduga sebagai salah satu anggota gerombolan pemuda yang menyerang korban bersama rekan-rekannya itu. Pada saat ditangkap, pihaknya berhasil mendapatkan celurit dari tangan pelaku.

“Pelaku ditahan karena melanggar UURI No 12 Tahun 1951 diancam paling lama 10 Tahun penjara. Siapa yang bacok korban masih dalam lidik. Dipastikan segera terungkap,” pungkas Hendrik.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: