Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Diduga Sebagai Penadah Motor Hasil Kejahatan, Abdul Ghoni Diringkus

Lumajang, Motim - Diduga sebagai penadah motor hasil kejahatan, Abdul Ghoni bin Karim (29), warga Dusun Krajan, Desa Salak, Kecamatan Randuagung, dibekuk oleh tim Resmob Sat Reskrim Polres Lumajang di rumahnya, kemarin lusa sekitar pukul 16.00 WIB.
penadah motor curian

Dari rumah Abdul Ghoni, petugas mengamankan 4 unit sepeda motor antara lain Honda Supra 125 warna merah hitam, Suzuki Satria FU, Honda Vario warna putih dan Honda Beat warna putih kombinasi hitam hijau.

Guna proses hukum selanjutnya, Abdul Ghoni berikut Barang Bukti (BB) 4 unit sepeda motor tersebut terus dibawa menuju ke Polres Lumajang. “4 unit sepeda motor yang kami amankan itu, tidak dilengkapi dengan surat-surat sah kendaraan. STNKB tidak ada, apalagi BPKB nya,” tutur Kasat Reskrim AKP Roy Aquary Prawirosastro, SH.

Keterangan sementara yang diperoleh dari Abdul Ghoni, beberapa unit sepeda motor itu dibeli dari temannya bernama Inul dan Joni, keduanya warga Lumajang. “Inul dan Joni masih diburu oleh anggota dan kami pastikan segera tertangkap dalam waktu dekat ini,” katanya.

Abdul Ghoni ditangkap bermula dari informasi masyarakat yang mengatakan dia sering dipergoki jual beli sepeda motor hasil kejahatan. Berdasarkan informasi itu, apalagi belakangan ini marak aksi begal motor, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Begitu orang yang menjadi target sedang berada di rumah, pihaknya sudah mengepung sekitar lokasi langsung menggerebeknya. Pihaknya tidak hanya berhasil mengamankan pelaku saja. Melainkan juga lengkap bersama BB 4 unit sepeda motor hasil kejahatan.

Lanjut Roy, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, akibat perbuatannya itu dijerat pasal 480 KUHP tentang penadahan barang kejahatan diancam hukuman penjara paling lama 4 tahun. Kini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Polres Lumajang.

“Pelaku ini ditangkap di wilayah Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung Mas. Kasus ini masih terus dikembangkan, BB motor disinyalir dari hasil begal,” tegas Kasat Reskrim. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: