Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Dipicu Isu Santet, 2 Keluarga Cekcok Mulut

Lumajang, Motim - Dipicu isu santet, dua keluarga asal Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, terlibat cekcok mulut dan nyaris terjadi keributan. Beruntung, aparat Desa setempat melibatkan Polsek dan Koramil Sukodono, berhasil meredam amarah dua keluarga tersebut hingga berujung damai.
AKP Bambang Supeno, SH

Kapolsek Sukodono, AKP Bambang Supeno, SH saa dikonfirmasi Memo Timur menyampaikan, awalnya Siti Maisyaroh, warga setempat sakit dan tak kunjung sembuh, meski sudah berobat ke Rumah Sakit berkali-kali.

4 hari yang lalu, tetangga korban berinisial VK mengaku melihat bocah pada tengah malam menaruh sesuatu di halaman rumah Siti Maisyaroh. Kabar dari VK itu terus berkembang di tengah masyarakat hingga menjadi isu santet yang berujung kepada Bambang pelakunya.

Merasa tidak melakukan perbuatan itu, Bambang terus melaporkan hal itu kepada perangkat Desa setempat. Selasa (13/12), pemerintah Desa Klanting mengundang dua keluarga yang terlibat cekcok mulut itu termasuk VK. “Kami bersama Pak Danramil juga datang Mas,” ungkapnya.

Setelah duduk bersama, pihaknya langsung meminta keterangan kepada keluarga Siti Maisyaroh juga pada Bambang selaku tertuduh. Terakhir VK juga dimintai keterangan. Bocah yang disebut VK menaruh sesuatu itu juga didatangkan.

Giliran bocah itu dimintai keterangan, dia membantah apa yang dituduhkan VK. Bocah itu mengaku hanya lewat di halaman rumah Siti Maisyaroh hendak pergi ke Mushola tempat dia mengaji. “Bocah itu menolak keras jika dikatakan menaruh sesuatu,” ungkapnya lagi.

Atas keterangan beberapa pihak itu akhirnya bisa diambil kesimpulan, bahwa isu santet itu hanya kesalah fahaman. Khawatir masih terjadi gejolak, pihaknya juga menjenguk kondisi kesehatan Siti Maisyaroh yang kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit.

Bahkan, pihaknya juga menanyakan penyakit yang diderita Siti Maisyaroh kepada dokter yang menangani. Ternyata, Siti Maisyaroh divonis mengidap penyakit tertentu. Alhamdulillah kedua keluarga yang semula cekcok itu akhirnya memilih damai dan saling memaafkan.

Termasuk VK juga sudah meminta maaf pada keluarga Bambang. “Keluarga Siti Maisyaroh bersama keluarga Bambang juga VK sudah berdamai dikuatkan dengan surat pernyataan yang dibuat dan ditanda tangani di atas materai oleh ketiganya,” pungkas Kapolsek Sukodono.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: