Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Banyak sekali acara dan kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-762 tahun. Diantaranya adalah acara-acara menarik yang menjadi andalan dalam peringatan Harjalu di beberapa tahun belakangan ini.
Loemadjang Djadoel

Salah satunya yang paling ditunggu-tunggu masyarakat adalah acara Lumajang Jaman Dulu (Jadul). Acara ini sudah digelar dengan sukses di dua edisi Harjalu terakhir. Di tahun ini acara itu kembali digelar.

Lumajang Jadul akan dibuka secara resmi, Sabtu (9/12). Dan bakal digelar selama tiga hari. Lebih lama dari sebelumnya. Berakhir di Hari Senin (11/12). Tentunya masyarakat bisa menikmati acara ini lebih lama.

Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Arif Efendi menyampaikan, seperti tahun-tahun sebelumnya, acara ini akan dibuat semeriah mungkin untuk memanjakan masyarakat Lumajang.

Bahkan bukan hanya untuk dinikmati masyarakat Lumajang saja, tapi juga untuk menarik masyarakat dari luar Lumajang. Lumajang Jadul akan dikemas lebih menarik lagi agar lebih banyak pengunjung yang datang dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kita berharap kali ini akan lebih meriah, caranya warga yang datang kita himbau berpakain jaman dulu,” ujarnya.

Selain ada pameran barang-barang jadul di setiap stand peserta. Juga banyak kegiatan yang menarik di sana. Ia menjelaskan, seperti pada Sabtu malam, akan digelar acara ngopi bareng yang menghadirkan barista-barista handal di Lumajang.

“Sabtu malam akan ada ngopi bareng, kita datangkan barista untuk meracik kopi yang akan diberikan gratis kepada pengunjung yang berpakaian jadul,” jelasnya.

Selain itu, banyak permainan dan makanan jaman dulu yang akan ditampilkan. Ada beberapa stand akan menjual makanan tradisional. Pengunjung bisa membeli dengan harga yang relatif murah.

“Nanti beberapa stand akan menjual makanan-makanan kuno yang tentunya jarang dijumpai,” ucapnya.

Kemudian ada permainan tradisional yang bisa dimainkan oleh para pengunjung. Karena di jaman yang modern, permainan-permainan tradisional mulai ditinggalkan dan dilupakan oleh masyarakat.

“Kita ingin memperkenalkan kepada generasi saat ini, sebelum ada permainan modern, permainan-permainan jaman dulu ini yang sering dimainkan,” jelasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: