Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai mencairkan honor bagi guru ngaji. Honor ini diberikan secara bergantian di tiap kecamatan sesuai dengan wilayah kerja (wilker). Pemberian honor ini memang diberikan di akhir tahun seperti tahun sebelumnya.
As'at malik

Seperti Kamis (18/12), kemarin, Bupati Lumajang, Drs. H. As’at Malik, M.Ag menyerahkan secara simbolis honor bagi guru ngaji di Wilker Pasirian (Kecamatan Candipuro, Pasirian, Pronojiwo, Tempeh dan Tempursari). Penyerahan dilakukan di Masjid Nurul Huda - Pasirian.

Hingga saat ini guru ngaji yang terdata di Pemerintah Kabupaten Lumajang, ada 3.150 orang. Sedangkan guru ngaji di wilayah Kecamatan Candipuro, Pasirian, Pronojiwo, Tempeh dan Tempursari mencapai 740 orang.

Bupati dalam sambutannya, sangat mengapresiasi para guru ngaji yang sudah mengabdi. Ia mengatakan, bahwa pekerjaan menjadi guru ngaji sangat mulia. Karena guru ngaji mengajarkan tentang agama yang tentu sangat penting bagi generasi penerus bangsa.

Karena selain pendidikan umum, pendidikan karakter juga penting. Salah satunya melalui pendidikan yang ada di Taman Pendidikan Alquran (TPA/TPQ). Maupun di Pondok Pesantren.

Bupati menyebutkan, investasi yang paling berharga adalah investasi di bidang pendidikan, khususnya pendidikan qur’ani. Diharapkannya para guru ngaji untuk selalu mencari inovasi demi suksesnya pendidikan qur’ani di masa yang akan datang.

“Semoga kedepan para guru ngaji semakin mantap dalam menjalankan visi dan misi yang qur’ani di Lumajang,” ujarnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: