Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Komentar Ujaran Kebencian di Facebook, Oknum Guru Dijebloskan ke Tahanan

Lumajang, Motim - Gara-gara menulis komentar ujaran kebencian “Polisine mari disogok karo begale, dadi yo meneng ae polisine,” di akun facebooknya, oknum guru yang diketahui sebagai warga Desa Tukum Kidul, Kecamatan Tekung, dibekuk oleh Tim Resmob Polres Lumajang.
Imam Bahroji

Oknum guru itu adalah Imam Bahroji (27). “Pak Guru itu ditangkap di rumahnya, Sabtu (2/12), sekitar pukul 23.00 WIB,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Roy Aquary Prawirosatro, SH kepada Memo Timur melalui ponselnya, Minggu (3/12).

Minggu kemarin, ada beberapa warga Lumajang yang membahas soal aksi kejahatan yang diunggah melalui akun facebook pertemanannya. Kala itu pelaku turut berkomentar yang intinya polisi telah menerima suap dari pelaku begal yang diunggah melalui akun facebook bernama Cak Imam (komandan). Dan komentar pelaku menjadi viral di media sosial.

Karena komentar pelaku yang diunggah itu memiliki muatan penghinaan juga pencemaran nama baik Polri, apalagi juga melanggar UURI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), pihaknya terus melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pemilik akun facebook Cak Iman (Komandan) itu.

Ternyata, akun facebook Cak Imam (Komandan) itu milik dari Imam Bahroji, seorang guru olah raga pada salah satu sekolah di Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko. “Oknum guru itu masih menjalani proses pemeriksaan dari penyidik Sat Reskrim. Perbuatan pelaku diancam hukuman penjara maksimal 6 tahun,” pungkas Kasat Reskrim.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: