Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Kepergok mencuri pakaian di salah satu toko baju yang terletak di pasar Baru Lumajang, Sida (45), warga Dusun Wetan Kali, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Jember, ditangkap warga lalu diserahkan ke petugas patroli Sat Sabhara Polres Lumajang pada Sabtu (9/12).
Tompokersan Lumajang

Korbannya adalah Yeti Saputri (32), warga Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Kota Lumajang. Barang Bukti yang diamankan berupa tas warna hijau milik Sida berisi 10 helai pakaian wanita berbagai merk yang diduga hasil dari mencuri di toko milik korban.

Untuk kepentingan proses pemeriksaan lebih lanjut, Sida berikut BB tas warna hijau tersebut terus diboyong menuju ke Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang. “Untung petugas segera datang, jika tidak pasti dihakimi oleh warga,” tutur Kaur Bin Ops Sat Reskrim Iptu Sajito, SH.
Sabtu pagi, sekitar pukul 09.00 WIB, pelaku ini masuk ke dalam toko milik korban nyaru sebagai pembeli dan melihat-lihat model baju. Saat korban asik bermain Hand Phone, pelaku mengambil beberapa helai pakaian lalu dimasukkan ke dalam tasnya lalu pergi.

Saat pelaku memasukkan baju ke dalam tasnya, dipergoki salah satu karyawan bernama Sus, warga Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung. Karena diperhatikan dari jauh pelaku tidak membayarnya, saksi mendatangi korban dan menceritakan apa yang telah dilihatnya.

Korban pun langsung meneriaki pelaku maling. Spontan pelaku lari dan membuang tas yang dibawanya ke jalan. Berkat kekompakan warga, pelaku berhasil ditangkap dan diserahkan ke petugas patroli dari Sat Sabhara di Pos Sabhara pasar Baru Lumajang.

Saat diinterogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya. Alasannya terpaksa melakukan perbuatan itu, lantaran kepepet dengan kebutuhan dalam keluarganya. “Jadi, pelaku saat ditangkap warga lengkap dengan BB curiannya,” ucapnya.

Karena kerugian korban hanya sekitar 1,5 juta, pelaku dijerat Tindak Pidana Ringan (Tipiring), dan langsung didaftarkan ke Pengadilan Negeri Lumajang untuk disidangkan. “Apakah pelaku didenda atau lainnya, itu kewenangan majelis hakim Pengadilan,” tegas Sajito.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: