Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Guna menekan terjadinya peredaran gelap narkotika dan penyalahgunaan pil PCC, Pil Double L dan obat keras lainnya jelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Lumajang bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) juga Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar operasi terpadu.
AKP Prio Purwanditho

“Sasaran operasi terpadu ini adalah apotik dan toko jamu. Sementara yang terletak di wilayah kota Lumajang dulu Mas,” kata Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito, SH kepada sejumlah media usai operasi.

Operasi yang dilaksanakan pada Kamis (21/12), berhasil memeriksa beberapa Apotik dan toko jamu diantaranya Apotik Aven yang terletak di jalan Jendral Sutoyo, Apotik Manjur Jaya dan toko kosmetik Garuda yang terletak di jalan PB Sudirman.

Namun, dari 2 apotik dan toko Kosmetik itu, pihaknya tidak menemukan barang terlarang dijual bebas di sana. Kemudian operasi dilanjutkan ke toko jamu Iboe yang ada di jalan Kyai Ilyas dan apotik 01 yang terletak di jalan Gatot Subroto juga sama, tidak menemukan barang terlarang dijual di sana.

Giliran operasi di toko jamu Pusoko pihaknya mendapatkan puluhan botol anggur berbagai merk dan jenis. “Puluhan anggur itu langsung kami amankan di Sat Resnarkoba untuk selanjutnya dimusnahkan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya bersama petugas gabungan ini juga melakukan operasi terhadap makanan dan minuman di sejumlah pertokoan sebagai antisipasi mamin kadaluarsa juga ikut dijual. Lanjut Prio, Mamin kadaluarsa jika dikonsumsi, akan berdampak buruk pada kesehatan.

“Makanya, pihaknya juga melakukan operasi Mamin. Operasi terpadu ini terus akan dilakukan secara berkala sesuai dengan jadwal yang disepakati bersama. Tujuannya agar perayaan Natal dan Tahun baru bebas dari barang terlarang dan kadaluarsa,” tegas Kasat Reskoba.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: