Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) bekerjasama pengusaha properti untuk menyediakan rumah dengan harga murah. Ada subsidi yang diberikan khusus bagi warga berpenghasilan rendah.
as'at malik

Hal ini juga untuk mensuskseskan program dari pemerintah pusat yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo dengan menyediakan 1 juta Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di seluruh Indonesia.

Kepala DPKP Lumajang, Ir. Imam Suryadi, M.Si., menyampaikan untuk di Lumajang, Pemkab Lumajang menargetkan ada 500 unit Rumah (MBR). Namun sejauh ini masih terrealisasi 389 unit saja.

Untuk sisanya, akan diusahakan akan selesai juga di akhir tahun ini. Dengan berharap pada pengembang atau pengusaha properti yang mau bekerjasama dengan pemerintah. “Kita akan terus berupaya untuk memenuhi target yang sudah ditetapkan,” katanya.

Rumah bersubsidi yang disediakan, dibandrol dengan harga di kisaran harga Rp 123 juta per unit. Bisa dibeli melalui kontan maupun kredit. “Hal ini memberikan peluang kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk mewujudkan impian memiliki rumah sendiri,” lanjutnya.

Ia juga menyampaikan pada 2017, sudah ada 4 pengembang yang bekerja sama dengan pemerintah menyediakan rumah bersubsidi. “Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu lokasi Rumah MBR adalah di Perumahan Green Hasana Residence, Desa Selokgondang, Sukodono yang sudah diresmikan oleh Bupati Lumajang, Drs. H. As’at Malik, M.Ag, Selasa (19/12) lalu.

Bekerjasama dengan PT. Bintang Indonesia, sudah disiapkan 150 unit siap huni. Namun untuk infrastruktur jalan dan penerangan jalan menuju lokasi perumahan masih minim. Dan nanti akan menjadi perhatian pemerintah.

Bupati menyampaikan kepada para pemilik Rumah MBR, agar segera menempati rumah yang sudah dibeli, dan jangan sampai dipindahtangankan atau dikontrakkan. Ia berharap dengan adanya Rumah MBR bisa membantu perekonomian masyarakat.

“Juga bisa membangun keharmonisan rumah tangga di rumah milik sendiri,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: