Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Rusaknya jalan Desa Kertosari, Kecamatan Pasrujambe, sepanjang kurang lebih 500 meter hingga perbatasan jalan raya Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, yang baru digarap pada awal tahun 2016 kemarin, mulai dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan.
desa pasrujambe

Lavenia Purnamasari, warga Desa Pasrujambe mengaku prihatin dengan rusaknya jalan itu. Padahal, jalan raya ini jika tidak salah, baru digarap di awal tahun 2016. “Jalan ini baru dibangun, sekarang kondisinya sudah rusak parah seperti ini. Jika tidak segera diperbaiki, kan bisa membahayakan pengendara motor utamanya roda dua Mas,” katanya.

Dirinya berharap, pemerintah Kabupaten Lumajang melalui pihak terkait agar segera melakukan perbaikan terhadap rusaknya jalan itu. Hal ini dikarenakan, kondisi jalan tersebut cukup berbahaya jika dilalui, apalagi jika hujan turun. Jalan yang berlubang itu terisi air sehingga pengguna jalan sulit membedakan mana jalan yang rusak dan mana jalan tidak rusak.

“Sabtu (16/12), sekitar pukul 20.00 WIB, tetangga saya jatuh di jalan rusak itu. Akibat ban sepeda motornya terperosok ke dalam jalan berlubang itu. Meski orangnya hanya mengalami luka lecet saja, tapi sepeda motornya rusak e lumayan parah Mas,” jelasnya.

Secara terpisah Kepala Desa Kertosari Wiro, saat dikonfirmasi terkait rusaknya jalan itu mengaku sudah melaporkanya ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) baik secara lisan maupun tertulis.

“Kami sering mendapat keluhan dari masyarakat. Tetapi kami tidak bisa berbuat banyak, karena pembangunan jalan itu bukan dari Dana Desa (DD). Melainkan menggunakan anggaran APBD Kabupaten,” jelasnya.

Pihaknya juga meminta kepada pemerintah Kabupaten Lumajang segera melakukan langkah cepat agar jalan rusak tersebut segera di perbaiki. “Kami berharap segera diperbaiki, jika dibiarkan rusak akan membahayakan pengguna jalan yang rata-rata adalah warga kami dari Desa Kertosari,” ucap Kades Kertosari.

Sementara itu Kepala Dinas PUTR Lumajang, Ir. Hadi Prayitno menyampaikan, pemeliharaan jalan tersebut merupakan kewenangan DPUTR Lumajang. Tapi, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena keterbatasan anggaran. Apalagi, saat ini sudah mau tutup tahun.

Agar kerusakan itu tidak semakin parah, pemerintah desa setempat bisa melakukan perbaikan tambal sulam melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK). “Semua jalan yang rusak, kami lakukan perbaikan pada tahun 2018. Selain perbaikan juga peningkatan jalan Mas,” tegas Hadi.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: