Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Peringatan Harjalu ke 762, Dishub Jemput Bola dan Bebaskan Denda Uji KIR

Lumajang, Motim - Pada momentum Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke 762 tahun 2017, pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Perhubungan (Dishub), meningkatkan pelayanan dengan sistem jemput bola, terhadap ratusan kendaraan roda empat yang sudah tidak layak jalan, karena ijin kir nya mati.
Sugeng Priyono, S.Sos

Kepala Dinas Perhubungan Lumajang, Sugeng Priyono, S.Sos, MM saat dikonfirmasi Memo Timur di kantornya, Kamis (7/12), siang di kantornya mengatakan, jemput bola yang dilakukan sebagai salah satu bagian dari peningkatan pelayanan yang diberikan Dishub kepada masyarakat, khususnya pemilik dan pengguna kendaraan roda empat yang uji kir nya sudah mati.

Sesuai data yang ada, hampir di seluruh wilayah Kecamatan terdapat puluhan hingga ratusan kendaraan yang ijin kir nya mati hingga bertahun-tahun. “Rata-rata alasan masyarakat tidak ada waktu. Setelah mati bertahun-tahun, akhirnya menjadi malas karena ada denda dan dibiarkan,” katanya.

Diperingatan Hari Jadi Lumajang ke 762 ini tentunya, masyarakat Lumajang harus senang dan gembira. Termasuk masyarakat pemilik kendaraan yang ijin kir nya mati. Karena Pemkab Lumajang menghapus denda pada uji kir kendaraan. Hal ini berlaku terhitung mulai dari 1 hingga 31 Desember 2017.

“Selain memberikan kemudahan kepada masyarakat, juga untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor uji kir. Tak kalah pentingnya adalah menciptakan kesadaran masyarakat untuk tertib berkendara,” ungkapnya.

Masih kata Sugeng, terbanyak kendaraan yang ijin kir nya mati terletak di wilayah Kecamatan Pronojiwo dan Tempursari. Teknis pelaksanaan dan retribusi kendaraan bermotor meliputi emisi gas buang, pengukur berat, uji rem, pengukur kecepatan serta system lampu penerangan kendaraan.

Dengan uji kir ini, pihaknya bisa mengetahui layak tidaknya kendaraan yang beroperasi. Dan masyarakat diminta untuk memanfaatkan hadiah dari Pemkab Lumajang ini dengan sebaik-baiknya, sehingga tidak ditemukan lagi pelanggaran ijin kir kendaraan yang mati.

“Hanya pemkab Lumajang yang membebaskan denda uji Kir kendaraan. Makanya Pak Bupati berharap agar dimanfaatkan sebaik-baiknya Mas,” pungkas Kadishub Lumajang.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: