Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » » Perlu Ada Perda Soal Anggrek Asli Lumajang

Lumajang, Motim - Bukan hanya soal tempat wisata saja, Lumajang rupanya memiliki bunga khas asli daerah. Namanya, anggrek Aerides Odorata. Anggrek itu endemik khas Lumajang. Selain itu, ada anggrek-anggrek langka yang bisa ditemukan di lereng Gunung Semeru.

Sayangnya, tidak ada aturan baku yang melindungi anggrek endemik khas Lumajang itu. Rawan dicuri dan dibawa ke daerah lain pun sangat dimungkinkan terjadi. Saat ini anggrek tersebut bisa dinikmati di Alun-Alun Lumajang.

Sebelumnya bunga tersebut hidup liar di pepohonan tua yang ada di sekitar kota Lumajang. Meski saat ini ada beberapa yang dibiarkan hidup liar agar terus lestari.

Namun jangan salah, anggrek khas tersebut merupakan keanekaragaman hayati asli Lumajang yang harus dijaga. Sehingga ada aturan dan sanksi khusus bagi pelaku yang sengaja mengambil anggrek tersebut dari Lumajang.

Kabid Ruang Terbuka Hijau DLH Lumajang, Yuli Haris menuturkan, perlu ada peraturan daerah (Perda) dan peraturan bupati (Perbup) untuk melindungi kekayaan hayati asli Lumajang. Agar orang luar tidak semena-mena mengambil anggrek Aerides Odorata.

Dia menambahkan, peraturan tersebut perlu kiranya dipertimbangkan. Apalagi beberapa saat yang lalu, ada oknum yang berasal dari Malang, sengaja mengambil anggrek tersebut untuk dijual belikan.

Jelas tindakan itu kurang mengindahkan bagi Kabupaten Lumajang. “Perlu ada peraturan itu,” katanya. “Beruntung yang mencoba mengambil anggrek khas Lumajang ini dipergoki oleh salah satu pelestari Lingkungan,” tambahnya.

Sehingga, oknum tersebut kemudian dibawa ke kantor Dinas Lingkungan Hidup untuk selanjutnya membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan itu kembali. “Kalau misalkan ada Perbup atau Perda, ada sanksi bagi mereka,” ungkapnya.

Lebih-lebih pemerintah daerah dalam hal ini memiliki ruang khusus untuk melestarikan dan menjadikan anggrek Aerides Odorata sebagai ikon Lumajang. “Anggrek ini asli Lumajang, dan harus menjadi ikon Kabupaten Lumajang,” tutupnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: