Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Saat cuti bersama Natal 2017, petani penyuluh dan babinsa terus optimalkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi. Tercatat sekitar 724 hektar Luas Tambah Tanam (LTT) padi dan 325 hektar Areal Panen Padi (APP) yang tersebar di wilayah Kabupaten Lumajang, telah dikerjakan saat cuti bersama Natal 2017.
ir. paiman

Kepala Dinas Pertanian Lumajang, Ir. Paiman kepada sejumlah media menyampaikan bahwa perolehan data LTT tersebar di 185 Kelompok Tani (Poktan) yang ada di 93 Desa dan Kelurahan yang terletak di wilayah 14 Kecamatan.

“Sedang untuk APP tersebar di 69 Poktan terletak di 33 Desa dan Kelurahan di wilayah 9 Kecamatan,” ungkap Kadisperta di sela-sela kunjungannya ke lokasi LTT Poktan Cahaya Alam Desa/Kecamatan Candipuro, Selasa siang (26/12).

Usai dari Poktan Cahaya Alam, Kadisperta didampingi Danramil Candipuro Kapten Inf Sujono bersama Kepala UPT BPP Candipuro Sukowati terus menuju ke Poktan Semeru Makmur di Desa Sumbemujur, yang sedang melakukan kegiatan panen raya tanaman padi.

Kadisperta dalam sambutannya menyampaikan bahwa target LTT padi di Kabupaten Lumajang pada bulan Desember 2017 seluas 10,423 Hektar. Tapi, sampai dengan 26 Desember telah mencapai 8.763 hektar atau sebesar 84.07 persen.

“Mudah-mudahan dalam 5 hari kedepan, target LTT padi untuk bulan Desember 2017 bisa terpenuhi. Misalkan hingga akhir tahun 2017 nanti belum terpenuhi, kita percepat di bulan Januari 2018,” ungkapnya.

Kegiatan LTT dan APP ini merupakan tindaklanjut hasil koordinasi dengan bersama jajaran Kodim 0821, UPT BPP Dinas Pertanian dan para ketua Gapoktan Kecamatan pada apel Danramil bersama Babinsa menjelang akhir tahun 2017 bertempat di Kodim 0821 Lumajang yang dipimpin langsung oleh Dandim Kolonel Czi Agus Iskarman, SE.

Kadisperta juga mengatakan, kegiatan ini terus ditingkatkan bertujuan untuk keberhasilan mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional. Maka dari itu diharapkan hubungan harmonis antara petani, penyuluh dan para Babinsa di masing-masing Desa terus ditingkatkan sehingga apa yang menjadi target pemerintah bisa tercapai dengan maksimal.

“Metik Kopi Ning Tawon Songo, Kinerjone Petani Kabeh Wong Butuhno,” Kelakar Kadisperta ditengah sambutannya.

Untuk kepentingan Pangan Nasional kedepan, mudah-mudahan tidak ada Undang-Undang yang melarang petani untuk tidak beraktifitas bertani di hari libur baik Minggu maupun libur bersama. “Masyarakat lagi liburan bersama, kita bersama melakukan panen raya tanaman padi,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: