Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Di penghujung 2017, masih ada satu desa yang belum menyerap penuh Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa. Yakni Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Sementara desa-desa lainnya sudah beres.
Patria Dwi Hastiadi, AP., M.Si

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, AP., Msi menyebutkan, dari 21 kecamatan yang ada di Lumajang, tinggal Kecamatan Candipuro yang belum seratus persen.

“Lainnya sudah seratus persen. Tinggal satu, Kecamatan Candipuro masih 94 persen,” katanya pada sejumlah wartawan, Kamis (28/12).

Lanjutnya, belum terserapnya anggaran yang ada, karena Desa Jugosari masih harus menghadapi sebuah kendala. Hingga saat ini masih terus diselesaikan. Tentunya dengan dibantu oleh pihak Kecamatan Candipuro dan DMPD.

Patria menjelaskan, kendala yang dimaksud adalah, saat ini soal penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dari Jugosari masih belum rampung. Karena ada perubahan yang harus dilakukan sesuai dengan aturan yang baru.

“Akan kita clear-kan, kita sesuaikan dengan aturan pada APBDes itu,” jelasnya.

Ia berharap, memang bisa secepatnya kendala ini bisa teratasi. Agar segera mungkin anggaran bisa dicairkan dan digunakan untuk pembangunan desa setempat. Sehingga masyarakat tidak dirugikan dengan keterlambatan ini.

DPMD bersama dengan Komisi A DPRD Lumajang dan Inspektorat sebelumnya melakukan evaluasi ke sejumlah kecamatan terkait serapan ADD dan DD. Karena seperti diketahui bulan lalu, masih ada sekitar 30 desa yang belum cairkan anggaran sepenuhnya. Upaya ini membuahkan hasil, dan terbukti 20 kecamatan sudah mampu menyerap anggaran seratus persen. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: