Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » 2 Pencuri Burung Lovebird Ditangkap

Kedua pelaku saat diamankan di Polsek Pasirian dengan tangan diborgol
Kedua pelaku saat diamankan di Polsek Pasirian dengan tangan diborgol
Lumajang, Motim - Pencuri 2 ekor burung jenis love bird milik petugas keamanan SMP Negeri Pasirian berhasil ditangkap oleh petugas gabungan Polsek Pasirian, lengkap dengan barang bukti (BB) berupa 2 ekor burung beserta sangkarnya.

Kedua pelaku itu adalah Slamet Riyadi (27), warga Desa Sukosari, Kecamatan Kunir dan Suherman (23), warga Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian. “Pelaku ditangkap 6 jam setelah kejadian Mas,” ungkap Kanit Reskrim, Ipda Lugito, SH kepada Memo Timur, Senin (29/1).

Tertangkapnya pencuri burung ini berawal dari laporan Kusangro Lukno Susanto, selaku korban. Dalam laporannya, korban menuturkan apabila 2 ekor burung love bird miliknya yang digantung di teras rumah dinasnya dicuri maling.

Berangkat dari laporan itu, pihaknya terus melakukan penyelidikan. 4 jam kemudian pihaknya memperoleh informasi apabila pelakunya berjumlah 2 orang. Salah satu pelakunya diketahui sebagai Suherman.

Atas petunjuk itulah, pihaknya terus melakukan penyanggongan di rumah Suherman. Dasar lagi mujur, kemarin pagi pukul 07.30 WIB, pihaknya berhasil menangkap Suherman bersama temannya itu saat membawa burung hasil curiannya. “Saat kami tangkap ya saat membawa burung curiannya itu. Kejadiannya Senin pagi, sekitar pukul 01.30 WIB,” ungkapnya lagi.

Saat diinterogasi, kedua pelaku mengaku terpaksa melakukan perbuatannya karena butuh uang lalu nekat mencuri burung peliharaan korban. Pelaku juga mengatakan, masuk ke teras rumah korban dengan cara memanjat pagar SMP.

Setelah berada di dalam dilihatnya malam itu, pelaku langsung mengambil burung milik korban tersebut lalu kabur melalui jalan semula. Rencananya burung hasil curiannya hendak dijual dan uangnya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhannya.

Lanjut Lugito, kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini dijerat dengan pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dipidana hukuman penjara maksimal 7 Tahun. “Sekarang keduanya sudah menghuni sel tahanan Polsek Pasirian,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: