Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

wawan hadi s
Normalisasi Sungai
Lumajang, Motim - Kawasan Lumajang di akhir-akhir ini masih diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas yang tinggi. Hal ini bisa menyebabkan sungai-sungai akan naik debit airnya. Prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG, hujan diprediksi merata di 21 Kecamatan.

Antisipasi tingginya debit air perlu dilakukan. Salah satunya melalui normalisasi sungai yang dilakukan. Seperti yang telah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang bersama dengan jajaran lainnya melakukan perbaikan tangkis di sungai yang berada di Desa Kalipenggung.

Normalisasi dilakukan, untuk antisipasi apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, dimungkinkan terjadi banjir dan tanah longsor yang membawa material. Hal ini bisa membahayakan warga.

“Jadi diantisipasi sejak awal, karena lahan atau hutan lindung menjadi gundul yang berdampak kurang kuatnya kontur tanah,” kata M. Wawan Hadi S, SH., M.Sc, Kabid. Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang.

Lanjutnya, dengan mempergunakan alat berat, penanganan segera dapat diselesaikan. Dipilihnya Desa Kalipenggung karena di Dusun Jaba’an pernah terjadi longsor yang berdampak pada rusaknya lahan perhutani dan juga lahan milik warga berupa tanaman sengon.

Wawan menambahkan, upaya pemerintah yang sudah dilakukan untuk melestarikan kembali kawasan hutan di Gunung Lemongan yakni dengan melakukan penanaman pohon yang melibatkan warga juga.

Selain itu untuk antisipasi dan merespon pengaduan masyarakat tentang kebencanaan, di bulan Januari hingga Februari 2018, BPBD Lumajang membuka Posko Terpadu Siaga Bencana yang melibatkan TNI, Polri, Orari, Rapi, TRC PB dan Relawan PB.

“Kita akan respons cepat semua pengaduan masyarakat yang berhubungan dengan bencana seperti banjir, longsor, puting beliung, dan bencana lainnya,” pungkansya. (*/fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: