Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Bupati Bantu Korban Banjir di Sidorejo

Bupati mendatangi lokasi banjir di Desa Sidorejo
Lumajang, Motim - Banjir yang merendam pemukiman di Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung sudah mulai surut. Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Wawan Hadi, SH melaporkan, air yang menggenang sejak Selasa (23/1) malam, sudah berangsur surut.

“Banjir sudah surut,” kata Wawan pada Memo Timur.

Dengan surutnya air, warga mulai melakukan bersih-bersih rumah. Sementara bantuan dari Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mengalir untuk warga yang terdampak. Seperti diketahui hampir ada 400 lebih Kepala Keluarga (KK) terdampak.

Bantuan yang telah diberikan diantaranya sembako dan air bersih. Bupati Lumajang, Drs. H. As'at Malik, M.Ag datang langsung ke lokasi, Kamis Pagi. Ia menyerahkan bantuan beras dan kebutuhan pokok lainnya. Ada 393 paket yang diserahkan.

Penyerahan itu, diberikan secara simbolis sebanyak 5 paket dan makanan tambahan kepada 3 balita, bertempat di Kantor Balai Desa Sidorejo. Selain itu, Bupati juga memberikan bantuan air bersih kepada warga.

Bupati menyampaikan, bahwa Pemerintah memiliki tanggungjawab membantu warga masyarakat yang menjadi korban genangan banjir seperti ini. Sebagai ungkapan rasa empatinya terhadap warga yang terdampak banjir.

“Dengan bantuan ini bermanfaat meringankan beban masyarajat yang terdampak banjir,” katanya.

Bupati menegaskan, bahwa pemerintah selama ini sudah melakukan upaya untuk mengantisipasi banjir. Diantaranya melakukan pengerukan terhadap sungai yang mengalami pendangkalan.

“Baik dari segi tanggul dan sungai sudah dibersihkan namun hujan tidak bisa diprediksi,” ujarnya.

Sehubungan dengan hal itu, mengingatkan warga masyarakat agar terus menjaga kebersihan sungai. Diharapkan kepada masyarakat, hendaknya sering-sering mengadakan gerakan kerja bakti secara rutin agar selokan menjadi lancar dan tidak tersumbat.

Ia menambahkan, jika masyarakat tidak lagi peduli terhadap kelestarian lingkungan, maka, bencana akan menimpa setiap saat. "Kita harus mengurus menjaga lingkungan dengan bagus, jangan sampai sampah pohon bambu ataupun lainnya menjadi penyebab banjir,” pungkasnya. (*/fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: