Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

memo timur
Ketua DPRD dan Bupati Lumajang As’at Malik saat membawa piala adipura
Lumajang, Motim - Sepanjang 2017, Kabupaten Lumajang di bawah kepemimpinan Bupati, Drs. H. As’at Malik, M.Ag meraih banyak prestasi. Ada 70 lebih penghargaan yang berhasil didapat. Lebih dari 20 diantaranya bahkan merupakan prestasi di tingkat nasional. Di tahun ini, diharapkan, akan lebih banyak lagi prestasi yang berhasil disabet oleh Lumajang.

Dari laporan Pemerintah Kabupaten Lumajang, ada 76 penghargaan diraih. Diantaranya 21 tingkat nasional dan 55 tingkat provinsi. Beberapa diantaranya merupakan penghargaan bergengsi yang tidak semua kabupaten/kota meraihnya.

Seperti Piala Adipura tingkat nasional, Kabupaten Layak Anak tingkat nasional, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Wahana Tata Nugraha (WTN), literasi prioritas dari Kemendikbud, serta Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM).

Bupati di berbagai kesempatan menyampaikan, di 2018 diharapkan Lumajang lebih berkembang lagi. Ia berharap lebih banyak lagi prestasi yang akan diraih. Entah itu di tingkat nasional maupun provinsi.

Untuk meningkatkan presatasi tersebut tentunya, semua pihak harus bisa bekerjasama. Tidak hanya dari eksekutif, dari legislatif dan juga kalangan masyarakat juga diajak bersama demi Lumajang yang lebih baik.

“Kita rangkul semua, kita ajak bersama-sama untuk Lumajang yang lebih sejahtera dan bermartabat,” katanya.

Karena belajar dari tahun sebelumnya, kesuksesan yang diraih berkat kerjasama dengan semua pihak. Dengan adanya prestasi yang berhasil diraih di 2017, bupati mengungkapkan, sebagai wujud kinerja yang selama ini dilakukan secara maksimal. Karena ditandai dengan adanya pengakuan secara nasional maupun provinsi.

“Jadi kinerja kita, apa yang kita lakukan ini sesuai dengan standar dari provinsi dan nasional. Kita bekerja sesuai aturan dan target yang dipasang,” tegasnya.

Lanjutnya, apa yang didapat ini, memang hasil sinergitas antara semua sektor di pemerintahan dan juga masyarakat ikut terlibat. Bahkan dari jajaran atau tingkat bawah juga ikut mendukung. “Dari tingkat RT, semua ikut berkontribusi pada kita,” tegasnya. Ia menambahkan, masyarakat diminta untuk tidak ragu dengan pemerintah. Tidak ragu dengan pekerjaan yang sudah dilakukan saat ini. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: