Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » » Dikalungi Celurit, Harta Korban Dikuras

Kanit Reskrim saat meminta keterangan kepada korban didampingi Kades
Kanit Reskrim saat meminta keterangan kepada korban didampingi Kades. (cho)
Lumajang, Motim - Rumah Rohim (28), warga Dusun Gempol, Desa Pandansari, Kecamatan Senduro, Minggu (28/1) sekitar pukul 02.00 WIB, disatroni komplotan pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) berjumlah 3 orang, dengan bersenjatakan celurit dengan wajah menggunakan cadar.

Barang milik korban berupa 1 buah Hand Phone merk Nokia, 2 pres rokok merk Marlboro dan uang tunai sebesar 12,5 juta amblas dibawa kabur oleh komplotan pelaku. Kerugian korban ditaksir mencapai 14 jutaan. Kasus yang menimpa korban sudah ditangani oleh unit Reskrim Polsek Senduro.

Kapolsek Senduro, AKP Jaman, SH kepada Memo Timur menuturkan, aksi curat itu terjadi bermula saat korban bersama istrinya tengah tidur di dalam kamarnya. Sekitar pukul 02.00 WIB, korban bersama istrinya terbangun dari tidurnya, setelah mendengar suara keras seperti ada orang berusaha menjebol pintu rumahnya.

Curiga rumahnya dimaling, korban bangun dari tidurnya terus keluar menuju ke ruang tamu bagian depan untuk memeriksa pintu utama rumahnya. Belum sampai di pintu utama, korban dibuat kaget ketika melihat 3 orang tak dikenal bersenjatakan celurit dengan wajah bercadar sudah berada di dekatnya dan berkata “Jangan ramai-ramai, jika ramai dan berteriak, kamu mati,”.

“Korban bersama istrinya disuruh duduk di kursi ruang tamu dan lehernya dikalungi celurit. 1 pelaku lagi lagi mengobok-obok isi rumah korban,” ungkapnya.

Tak lama kemudian, seorang pelaku yang mengobok-obok rumah korban tersebut keluar sambil membawa uang tunai 12,5, HP dan 2 pres rokok keluar ke ruang tamu, dimana kedua korban dikalungi celurit kemudian kabur melalui pintu semula.

Setelah komplotan pelaku kabur, korban berusaha minta bantuan warga kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke Kepala Desa (Kades) setempat dilanjutkan ke Polsek Senduro. “Kasus ini sudah kami tangani, saat ini masih dalam proses penyelidikan. Mudah-mudahan segera terungkap dan pelakunya tertangkap,” pungkas Kapolsek Senduro.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: