Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Dua Kades Tersandung Hukum Tetap Difasilitasi


Lumajang, Motim - Kepala Bagian Hukum Setda Pemkab Lumajang, Ahmad Taufik Hidayat mengatakan, pihaknya masih tetap memberikan bantuan hukum dan pendampingan kepada kepala desa (kades) yang tersandung persoalan hukum.

Ada dua kades yang masih menjalani proses hukum, yakni Kades Sumberwuluh Kecamatan Candipuro dengan dugaan penyelewengan dana desa. Kemudian Kades Klanting Kecamatan Sukodono dengan dugaan pungutan liar (pungli).

“Kita tetap fasilitasi kepentingan hukumnya,” kata Taufik, Jumat (26/1).

Fasilitas hukum yang diberikan adalah seperti menghadirkan saksi di persidangan. Entah itu saksi ahli atau saksi yang meringankan di proses persidangan. Termasuk juga fasilitasi penangguhan penahanan.

“Ini masih proses untuk penangguhan penahanan,” ucapnya.

Sementara untuk Kades Klanting, proses hukum sudah sampai di Kejaksaan Negeri Lumajang. “Sekarang masih diupayakan dari penyidikan untuk melengkapi tapi kita tetap akan fasilitasi itu untuk lakukan penangguhan,” ujarnya.

Fasilitas hukum diberikan, kata Taufik, karena bagaimanapun juga kades adalah pelayan masyarakat. “Jadi kita harap tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat di desa,” kata Taufik.

Sementara dari pemeriksaan pihak inspektorat, kalau ada kerugian secara administrasi atau penyalahgunaan harus dikembalikan kerugian tersebut. Undang-undang yang menjerat kades juga dikaji dengan tepat. Karena ada sejumlah undang-undang yang digunakan.

“Akan dikoordinasikan dulu. Karena undang-undang tidak hanya satu,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: