Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

memo timur
www.memotimurlumajang.id
Lumajang, Motim - Polemik pasir di Lumajang memang tidak ada habisnya. Tindakan yang melanggar hukum masih sering dilakukan oleh para oknum untuk meraup keuntungan. Aktifitas tambang pasir ilegal, adalah salah satunya yang kerap terjadi di Lumajang.

Pihak kepolisian sendiri sudah melakukan tindak representatif untuk menekan jumlah pelanggaran soal pasir di Lumajang. Beberapa perkara pun sudah ditangani dan berlanjut. Proses hukum terus dilakukan.

Seperti salah satu perkara pasir yang sedang ditangani Polres Lumajang, kapan hari Sat Reskrim memanggil Kepala Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe. Hal ini untuk pengembangan salah satu perkara pasir di wilayahnya. Ia diperiksa dengan status sebagai saksi.

Kanit Tipiter (Tindak Pidana Tertentu) Sat Reskrim Polres Lumajang, Ipda Hyudi., SH. MH saat dikonfirmasi tidak bisa menyampaikan secara detail terkait pemeriksaan ini. Namun ia membenarkan adanya pemeriksaan tersebut minggu lalu dalam perkara pasir. “Iya, sudah diperiksa sebagi saksi,” kata dia.

Ia tidak menjelaskan, kades itu diperiksa dalam perkara pasir yang mana. Termasuk mengenai keterlibatan kades tersebut. Informasi yang beredar, karena dugaan pungutan terhadap truk pasir yang dilakukan oleh sejumlah oknum.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setda Lumajang, Ahmad Taufik Hidayat, S.H., M.Hum saat dikonfirmasi Memo Timur, menyampaikan masih belum mengetahui perkara tersebut. “Belum ada laporan,” jawabnya singkat pelalui pesan di aplikasi obrolan yang dikirim ke Memo Timur. (cho/fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: