Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

pembalakan liar
Lumajang, Motim - Kawasan hutan di Lumajang diketahui menjadi sasaran dari para oknum untuk melakukan pembalakkan liar. Kasus pembalakkan kerap terjadi hingga saat ini. Perhutani Lumajang menyebut Kecamatan Pasirian menjadi yang paling rawan atau tepatnya di RPH (Resort Pengelolahan Hutan) Bago.

“Memang masih sering terjadi dan di RPH Bago menjadi yang paling sering,” ungkap Waka KSKPH Perum Perhutani Lumajang, H. Mukhlisin, S.Hut.

Upaya yang dilakukan oleh Perhutani Lumajang selaku pemangku wilayah bersama dengan pihak berwajib sudah maksimal. Operasi kerap digelar. Bahkan para pelaku sudah kerap berhasil ditangkap dan dilaporkan ke kepolisian.

Ia menyampaikan belakangan ini pihaknya sering melakukan penggerebekan terhadap pelaku pembalakan liar. Dari pengakuan mereka, kebanyakan sudah terbiasa melakukan pencurian kayu di kawasan hutan.

“Mereka mengaku terbiasa menjadikan ini pekerjaan,” katanya.

Maka dari itu perlu adanya peran pemerintah daerah dan penegak hukum lainnya agar pembalakan liar tidak lagi terjadi di Lumajang. “Penindakan secara hukum akan kami lakukan untuk mengurangi angka tersebut,” tambahnya.

Kendati demikian, Mukhlisin menuturkan saat ini angka pembalakan liar sudah menurun drastis dari pada tahun sebelumnya. Ada sekitar 40 persen pembalakan liar berkurang di kawasan hutan Lumajang.

“Saya berharap kedepan tidak hanya kami yang melakukan penindakan, aparat hukum dan pemerintah daerah juga ambil peran. Agar pembalakan liar tidak lagi terjadi di Lumajang,” tutupnya,” katanya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: