Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Pelaku jambret saat digelandang ke Polsek Kedungjajang
Pelaku jambret saat digelandang ke Polsek Kedungjajang
Lumajang, Motim - Pelaku kejahatan jalanan alias jambret di jalan Dusun Duko, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, berhasil ditangkap oleh unit Reskrim Polsek Kedungjajang lengkap berikut barang bukti (BB) sebuah HP merk Samsung type J2 prime.

Pelaku jambret itu bernama Feril Eko Wahyudi (28), warga Dusun Krajan, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung. “Pelaku kami tangkap di rumahnya, Senin (29/1), sekitar pukul 20.00 WIB,” tutur Kanit Reskrim, Aiptu Sunaryo.

Aksi jambret yang dilakukan pelaku bermula pada hari Sabtu (27/1), sekitar pukul 08.00 WIB, Regita Maulidya Putri (16), warga Dusun Kambengan, Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, berboncengan sepeda motor bersama temannya hendak pulang ke rumahnya.

Beberapa meter sebelum lokasi kejadian, korban membuka Hand Phonenya berniat membaca kiriman pesan melalui WhattsApp (WA). Saat korban sedang membaca WA, tiba-tiba korban dipepet oleh seorang pria muda tak dikenal dari arah yang sama dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam.

Setelah sepeda motornya berjalan beriring-iringan, pria tersebut terus mengambil paksa HP yang dipegang korban terus kabur ke arah timur. Nasib yang menimpanya, oleh korban dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Kedungjajang.

Usai memproses laporan korban, pihaknya terus melakukan penyelidikan dan diperoleh informasi jika pelakunya adalah Feril. “Kami bersama anggota terus menyanggong pelaku di sekitar rumahnya,” ucapnya.

Dasar lagi mujur, sekitar pukul 20.00 WIB, pihaknya melihat pelaku masuk ke dalam rumahnya. Tak mau kehilangan orang yang diburunya, pihaknya langsung menggerebeknya dan pelaku berhasil diamankan lengkap dengan BB HP hasil jambretnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengamankan 1 unit sepeda motor Honda Beat alat transportasi yang digunakan pelaku saat melakukan aksi kejahatannya. “Terus kami boyong ke Polsek Kedungjajang untuk diperiksa,” ungkapnya.

Awalnya, pelaku tidak mengakui perbuatannya. Namun, setelah dicecar banyak pertanyaan oleh penyidik, tiba-tiba pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan akibat perbuatannya pelaku dijerat pasal 365 KUHP diancam hukuman penjara paling lama 10 Tahun.

“Sekarang pelaku sudah menjadi penghuni Rumah Tahanan Polsek Kedungjajang. Kasusnya juga masih dikembangkan, barangkali ada TKP lain,” pungkas Sunaryo.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: