Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » » Pemerintah Berencana Buatkan Rumah untuk Painah

memo timur lumajang
Painah bersama Kasus Gizi Buruk Kunir Direspon Pemerintah (cho)
Lumajang, Motim - Keberadaan balita gizi buruk yang ramai diberitakan di media social dalam beberapa hari belakangan ini, langsung mendapatkan respon dari pemerintah Kabupaten Lumajang. Senin  (15/1) sekitar pukul 14.00 WIB, Asisten Tata Praja didampingi Kepala  Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kabag Kesra pemkab Lumajang mendatangi kediaman Painah.

Selain untuk menjenguk perkembangan akan kondisi kesehatan Nur Aini anak Painah, rombongan dari pemkab Lumajang ini juga memberikan santunan untuk biaya perawatan Nuraini juga untuk kebutuhan biaya hidup.

Ali Wafa, Sekretaris Desa Jatimulyo mendampingi Kepala Desa, HJ. Hayanah kepada Memo Timur  menyampaikan Pemerintah Desa Jatimulyo selama ini tidak tinggal diam melihat kondisi Nur Aini dan Painah seperti itu.

Semenjak pindah Tempat tinggal di Desa Jatimulyo sejak akhir tahun 2017 lalu, dia bersama keluarganya tidak memiliki rumah maka pemerintah Desa langsung memberikan lokasi tanah desanya untuk ditempati dengan dibangun rumah sederhana.

“Kami sudah melakukan banyak langkah untuk menerima yang bersangkutan pindah ke desa kami mas, mulai mencarikan lokasi domisili hingga sampai di tempat ini, kesemuanya berkat partisipasi desa dan masyarakat. Sebelumnya dia tinggal di Desa Penanggal Mas,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ali menjelaskan, selain fokus pada tempat tinggal, kondisi kesehatan Nur Aini yang menderita gizi buruk dan sekarang sudah gizi kurang, tidak pernah luput dari perhatian desa, “Termasuk anaknya yang sakit, hingga saat ini kami mas yang melakukan pemeriksaan dengan melibatkan Ibu Bidan serta petugas dari Puskesmas,” imbuhnya.

Dia juga menepis terkait dengan isu yang beredar di dunia maya terkait abainya pihak desa dan pemerintah kabupaten, “Semua tudingan itu salah. Saya sudah menyampaikan pada masyarakat agar kabar itu diluruskan sesuai fakta di lapangan,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Lumajang, Dr. Triworo, selama ini pihaknya melalui Bidan dan Puskesmas Kecamatan Kunir, terus memonitor keberadaan kesehatan Nur Aini yang saat ini menderita gizi kurang, pemerintah tidak pernah mengabaikan jika melihat masyarakatnya seperti itu.

Upaya dari Dinas Kesehatan sudah melakukan berbagai upaya untuk menangani persoalan gizi kurang ini, bahkan hingga detik ini, pihaknya melalui petugas di lapangan terus memonitor kesehatan Nur Aini dan keluarganya.

“Jadi, salah kalau ada yang menuding pemerintah Kabupaten Lumajang diam  terhadap kondisi Nur Aini,” tegas Triworo.

Informasi yang berhasil dihimpun Memo Timur di lapangan, Painah adalah warga Desa Jatimulyo Kecamatan Kunir, tergolong warga miskin dan tidak memiliki tempat tinggal. Kondisi itu direspon oleh  pemerintah Desa lalu dibuatkan rumah sederhana.

Setelah menikah dengan warga Desa Penanggal Kecamatan Candipuro, Painah ikut suaminya dan menetap di Desa Penanggal dan rumahnya itu kabarnya dijual. Diduga tidak ada kecocokan, Painah kembali lagi ke Desa Jatimulyo.

Karena tidak memiliki tempat tinggal, oleh pemerintah Desa setempat disuruh menempati tanah Desa itu. Kabarnya, pemerintah Kabupaten Lumajang masih mencarikan lokasi untuk dibuatkan rumah hak milik.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: