Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Perolehan ZIS Baznas Lumajang Terus Meningkat

Sekretaris Baznas Lumajang H. Atok Hasan Sanusi (cho)
Lumajang, Motim - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan keputusan Presiden RI No 8 Tahun 2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS).

Sekretaris BAZNAS Kabupaten Lumajang, H. Atok Hasan Sanusi kepada sejumlah media mengatakan, BAZNAS Lumajang yang berkantor di jalan Alun-Alun Barat No 1 ini berdiri sejak Tahun 2001, setelah terbitnya UURI No 38 Tahun 1999 tentang pengelolaan zakat yang telah diperbaharui dengan UURI No 23 Tahun 2011.

BAZNAS ketika itu kata Atok, dinahkodai oleh H. Abdul Atiq Zubad. Sesuai dengan tugas dan fungsinya terus mengumpulkan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) dimulai dari lingkungan pemerintah Kabupaten Lumajang juga instansi vertikal lainnya. “Saat itu BAZNAS belum punya mitra kerja Mas,” tuturnya.

Perolehan pengumpulan dari dana ZIS tersebut disalurkan kepada masyarakat kurang mampu melalui 5 program unggulan BAZNAS, diantaranya Lumajang Taqwa BAZNAS memberikan bantuan dalam bidang keagamaan seperti biaya perawatan atau perbaikan Masjid, Musholla, Pondok Pesantren serta tunjangan untuk guru ngaji.

Program kedua adalah Lumajang Cerdas, dimana BAZNAS memberikan bantuan beasiswa terhadap peserta didik kurang mampu mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTs/, SMA/SMK/MA hingga perguruan tinggi baik itu negeri maupun swasta.

Program ketiga adalah Lumajang Sehat, dimana BAZNAS Lumajang memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu yang sedang dirawat di Puskesmas atau di Rumah Sakit seperti RSUD dr. Haryoto, RSI, Bhayangkara maupun Wijaya Kusuma, baik itu biaya rawat inap maupun biaya operasi dan lain-lain sebagainya.

Program ke empat adalah Lumajang Makmur, dalam program ini BAZNAS memberikan bantuan modal usaha bagi masyarakat miskin yang membuka usaha. Program ke lima adalah Lumajang Peduli, dimana BAZNAS memberikan bantuan kepada masyarakat miskin yang sudah tidak mampu bekerja berupa uang juga sembako untuk menunjang kehidupan sehari-harinya. “5 Program BAZNAS ini sudah berjalan,” jelasnya.

Kinerja BAZNAS mulai ada peningkatan dalam peroleh pengumpulan dana ZIS sejak Tahun 2004 saat kepemimpinan Drs. H Muflih Farid karena BAZNAS berhasil menggandeng pemerintah Kabupaten Lumajang untuk mengeluarkan surat edaran tentang zakat kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkab Lumajang.

“Sejak BAZNAS menggandeng pemkab Lumajang, perolehan dana ZIS menembus 1,84 Milyar. Waktu itu target perolehan BAZNAS 2 Milyar. Ada peningkatan signifikan jika dibanding Tahun 2009 hanya menembus 1, 3 Milyar,” katanya.

Untuk meningkatkan perolehan dana ZIS BAZNAS terus meningkatkan sosialisasi tentang fungsi dan tugas BAZNAS melibatkan lembaga pendidikan juga sejumlah perusahaan yang mempunyai banyak karyawan. “Tahun 2012 perolehan pengumpulan dana ZIS mencapai 2 Milyar. Tahun 2013 mencapai 2,7 Milyar dan Tahun 2015 sudah tembus 4 milyar,” ungkapnya.

BAZNAS mengalami peningkatan lagi di era kepemimpinan Drs. H. Afandi Latief Asnawi yang dilantik pada 12 Januari 2016, dimana BAZNAS berhasil menggandeng Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lumajang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto, Rumah Sakit Wijaya Kusuma, Rumah Sakit Islam juga Rumah Sakit Bhayangkara.

Akhir Tahun 2016 perolehan pengumpulan dana ZIS sebesar 4,5 Milyar. Sedang perolehan pengumpulan dana ZIS Tahun 2017 mencapai 4,6 Milyar. Perolehan dana ZIS di Tahun 2017 tidak mengalami peningkatan yang siginifikan dikarenakan ada kebijakan pemerintah dimana SMA/SMK diambil alih oleh pemerintah provinsi Jawa Timur.

Bersamaan pada Tahun 2017 itu, hampir 10 ribu PNS dilingkup Pemkab Lumajang purna tugas. “Target kami di Tahun 2018, BAZNAS berhasil memperoleh dana ZIS sebesar 5 Milyar. Media juga harus membantu mensosialisasikan BAZNAS ke tengah masyarakat,” pungkas H. Atok Hasan Sanusi.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: