Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan


Benda menyerupai bom yang ditemukan Didepan Satlantas. (ist)
Lumajang, Motim - Polres Lumajang masih menyelidiki pelaku yang meletakkan benda meyerupai bom di halaman parkir depan Kantor Sat Lantas. Sejumlah saksi akan dimintai keterangan termasuk memeriksa rekaman kamera pengintai yang ada di sekitar lokasi.

“Akan kita selidiki dan kita tangkap (pelakunya),” kata Kapolres Lumajang AKBP Rachmad Iswan Nusi kepada sejumlah wartawan usai mengunjungi Tempat Kejadi Perkara (TKP), Minggu (21/1) malam.

Lanjutnya, memang banyak dugaan yang muncul terkait motif pelaku. Diantaranya melakukan upaya memecah situasi kondusif di Lumajang saat ini. Termasuk teror atau ancaman jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Kita tetap antisipasi dan berupaya mengamankan wilayah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari olah TKP dan juga disposal yang dilakukan oleh Tim Jihandak (Penjinak Bahan Peledak) Polda Jatim tidak ditemukan bahan peledak dalam benda yang ditemukan itu. Namun memang benda tersebut terlihat menyerupai rangkaian bom. “Ya, itu hanya menyerupai bom,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Kanit Jibom (Penjinak Bom) Subden 3 Detasmen B Bondowoso Ipda Agus Hari Widodo menyampaikan setelah pihaknya mengurai benda tersebut, hanya berisi kaleng rangkap dua. Ada semacam jam juga.

Melihat rangkaian benda tersebut, Ia bersepekulasi jika ini adalah ulah orang iseng saja. “Apakah itu juga ancaman kita kurang tahu,” jelasnya. Disposal atau peledakan pada benda tersebut dilakukan dua kali untuk memastikan jika tidak ada bahan peledak didalamnya.

Seperti diketahui, penghuni Kantor Satlantas dihebohkan dengan penemuan benda yang menyerupai bom yang dimasukkan dalam tas plastik berwarna ungu pada sore hari sekitar pukul 16.00 oleh salahsatu karyawan. Kemudian setelah dicek, dikhawatirkan berabahaya hingga kemudian mendatangka Tim Jihandak.

Bahkan demi keamanan disekitarnya, akses masuk ke lokasi di Jl. Gatot Subroto dari berbagai arah ditutup sementara dari pukul 17.00 hingga 23.00. Puluhan petugas gabungan pun diterjunkan untuk melakukan pengamanan. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: