Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

PT. Lumajang Jaya Sejahtera
Lumajang, Motim - Ratusan warga Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, pada Jum’at (5/1), sekitar pukul 09.00 WIB, mendatangi lokasi penambangan pasir milik PT. Lumajang Jaya Sejahtera yang terletak di sekitaran sungai Leprak.

Kedatangan warga tersebut tidak lain, meminta agar 4 alat berat milik PT. LJS yang sedang beroperasi segera keluar atau meninggalkan lokasi tambang, karena dianggap mengancam pencaharian warga setempat selaku penambang tradisional.

“Operator alat berat, semuanya menghentikan kegiatannya lalu keluar dari lokasi tambang,” tutur Slamet kepada sejumlah media.

Menurut Slamet, pemilik ijin tambang yakni PT. Lumajang Jaya Sejahtera selama ini belum melakukan komunikasi sepenuhnya dengan warga Desa Jugosari. “Sosialisasi yang dilakukan oleh PT. LJS beberapa waktu lalu hanya dilakukan kepada orang-orang tertentu saja. Kami anggap itu tidak fair Mas,” jelasnya.

Manager Operasional PT. Lumajang Jaya Sejahtera, Fery Efendi menyampaikan jika pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada warga. Tapi, saat sosialisasi berlangsung, warga banyak yang tidak hadir, sehingga informasi yang diperoleh warga hanya seopotong-potong.

“Kami segera melakukan komunikasi ulang bersama masyarakat, agar permasalahan ini tidak berkepanjangan,” kata Fery.

Sementara itu Kapolsek Candipuro, Iptu Bambang ketika dikonfirmasi melalui via teleponnya mengaku belum tahu. “Saya belum tahu pastinya. Nanti saya memberi penjelasan, khawatir kliru. Makanya saya mau ke lokasi dulu biar jelas,” tegas Kapolsek Candipuro.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: