Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Setahun Ada 46 Ribu Ekor Pedet Lahir

Panen Pedet hasil inseminasi buatan
Panen Pedet hasil inseminasi buatan. (fit)
Lumajang, Motim - Potensi Lumajang di sektor peternakan terus mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Lumajang. Sebagai daerah swasembada daging, produksi pedet atau anak sapi terus ditingktkan. Sepanjang Tahun 2017, ada 46 ribu ekor pedet lahir. Tahun ini, ditarget bisa mencapai 60 ribu ekor.

Kepala Dinas Pertanian Lumajang Ir. Paiman menyampaikan, dengan tingginya produksi pedet, Lumajang mulai mendapat perhatian lebih bukan hanya dari provinsi namun juga pusat. Kesuksesan Lumajang sudah diakui.

“Khususnya Lumajang, nasional pun sudah melihat (keberhasilan) kita,” katanya di sela-sela Acara Panen Pedet Hasil Inseminasi Buatan, yang digelar di Desa Kunir Kecamatan Kunir, Kamis (25/1).

Ia menjelaskan, rata-rata kelahiran pedet di Lumajang tiap bulannya mencapai 600 ekor. Denga melihat rata-rata ini, artinya besar kemungkinan target yang telah dipasang itu bisa terpenuhi.

“Secara potensi ini bermanfaat dan penting bagi masyarakat Lumajang sendiri,” ungkapnya.

Untuk mensukseskan hal itu, pihaknya juga bekerjasama dengan TNI AD dalam hal ini Babinsa yang bertugas di desa. Babins melakukan pendataan jumlah kelahiran pedet di masing-masing desa.

“Karena 50 persen paling banyak di kawasan pedesaan,” katanya.

Hal ini tentunya, kata Paiman harus diimbangi dengan semangat dari para peternak itu sendiri. Mereka juga harus meningkatkan kinerjanya. Terlebih pelayanan kesehatan ternak yang sudah diberikan.

“Ada inseminasi gratis yang juga kita berikan,” ungkapnya.

Bupati Lumajang Drs. H. As’at Malik, M.Ag juga telah mendukung penuh langkah ini. Dalam kesempatan dialog bersama denga para peternak, ia selalu mengedukasi mereka untuk memaksimalkan potensi yang ada. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: