Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » Setahun Pidum Tangani 164 Perkara

Lumajang, Motim - Sepanjang tahun 2017, Kejaksaan Negeri Lumajang melalui seksi Pidana Umum (Pidum) telah menangani 164 perkara. Menempati urutan pertama adalah kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) berjumlah 80 perkara, urutan kedua kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang berjumlah 36 perkara.
kejaksaan negeri lumajang

Menempati urutan ke tiga adalah kasus membawa senjata tajam tanpa dilengkapi dengan surat dari pihak terkait berjumlah 27 perkara. Sedang diperingkat ke empat adalah kasus pencurian disertai dengan kekerasan (Curas) berjumlah 21 perkara.

“Tertinggi adalah kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) Mas,” tutur Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Lumajang, Wahyu Hidayatulloh, SH saat dikonfirmasi Memo Timur, Rabu (3/1) siang di kantornya.

Jika dibanding dengan tahun 2016 kemarin, pada tahun 2017 terjadi peningkatan perkara sekitar 50 persen. Utamanya adalah kasus pencurian dengan pemberatan (Curat). Pelakunya kata Kasi Pidum rata-rata berumur antara 30 hingga 40 tahun. “Pelaku terbanyak berasal dari wilayah pinggiran alias pedesaan,” katanya.

Sesuai data yang ada, tindak kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Lumajang masih didominasi persoalan ekonomi. “Mungkin karena kebutuhan ekonomi tak tercukupi, para pelaku gelap mata kemudian nekat melakukan tindak kejahatan,” ungkapnya.

Dari sekian perkara yang sudah ditangani semua sudah disidangkan. Bahkan, hampir 85 persen diputus oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lumajang. “Selebihnya mungkin akhir bulan Februari mendatang sudah final semua,” ungkapnya lagi.

Masih kata Kasi Pidum, kedepan pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan jajaran penegak hukum seperti dengan aparat kepolisian Polres Lumajang, Pengadilan Negeri juga Kemenkumham yakni Lapas bermaksud untuk bersama-sama menjaga segala kemungkinan yang bakal terjadi di tengah masyarakat.

Apalagi, tahun 2018 ini merupakan tahun politik. “Meningkatkan koordinasi dengan jajaran penegak hukum intinya untuk bersama-sama berusaha untuk menciptakan situasi dan kondisi Lumajang tetap aman dan kondusif. Termasuk bersama-sama menekan terjadinya aksi kriminalitas,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: