Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Sudah Dapat ‘Lampu Hijau’ dari Bupati

Lumajang, Motim - Berkas permohonan pensiun dini Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang, Ir. Nurul Huda masih terus diproses. Kabar terbaru, Bupati Lumajang, Drs. H. As’at Malik, M.Ag sudah memberikan persetujuan terkait hal ini. Seperti diketahui, Nurul harus pensiun dini karena akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lumajang 2018 sebagai calon bupati mendampingi H. Rofik.
h. ahmat

Ketua DPC PPP (Partai Persatuan Pembangunan) Lumajang, H. Ahmat ST, pihaknya selaku salah satu partai pengusung pasangan Rofik-Nurul sudah melakukan komunikasi dengan Nurul terkait proses pensiun dini itu. Karena bagaimanapun juga harus segera diselesaikan.

Memang sejauh ini proses itu masih berjalan dan belum ada keputusan resmi. Tapi dari keterangan Nurul, kata H. Ahmat, sudah ada lampu hijau dari bupati. Nurul sudah mendapat persetujuan secara lisan untuk pensiun dini.

“Secara percakapan lisan dengan bupati, sudah selesai. Bupati memberikan lampu hijau,” katanya saat ditemui di Pemkab Lumajang, Rabu (3/1).

Menurutnya, bupati sendiri sudah memahami persolan ini dan menjadi keputusan dari Nurul Huda. Karena keputusan Nurul untuk pensiun dini dengan meninggalkan jabatan Kepala DLH Lumajang sudah bulat dan memilih karir politik.

Sehingga terkait isu proses pengajuan pensiun dini yang dihambat oleh Pemkab, H. Ahmat menegaskan itu tidak benar. Karena proses terus berjalan dan bupati sudah mengizinkan. “Kita tidak berpikiran negatif,” terangnya.

Dipilihnya Nurul sebagai pendamping bakal calon bupati, karena sesuai dengan pilihan dari H. Rofik sendiri. Dan disetujui oleh semua partai pengusung. “Karena soal wakil, hasil kesepakatan koalisi, dengan Golkar, Nasdem, Demokrat kita serahkan pada calon bupati,” ucapnya.

Ia menambahkan, keputusan ini diambil juga agar tidak terjadi ketersinggungan diantara partai pengusung. Sehingga calon wakil bupati diambil dari luar partai pengusung. Apalagi melihat latar belakang Nurul sebagai PNS dan lebih paham mengenai birokrasi.

“Pak nurul sebagai birokrat, mungkin bisa diterima,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: