Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

AKP Roy Aquary Prawirosastro, SH
Kasat Reskrim AKP Roy Aquary saat memimpin olah TKP (cho)
Lumajang, Motim - Nari (62), warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kunir, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, pada Rabu (10/1), sekitar pukul 07.00 WIB. Diduga, penyakit sesak yang dideritanya kambuh dan tidak segera mendapat pertolongan.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Roy Aquary Prawirosastro, SH kepada sejumlah media mengatakan, setelah dilakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihaknya tidak menemukan pintu, jendela rusak juga barang milik korban yang hilang.

Pada tubuh korban, juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda terjadinya kekerasan. Keterangan yang berhasil dihimpun dari warga, selama hidupnya korban diketahui mengidap penyakit Asma alias sesak nafas.

Meski demikian, pihaknya akan tetap membawa mayat korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang untuk dilakukan Outopsi. Tujuannya untuk memastikan penyebab kematian korban. “Dioutopsi biar diketahui penyebab kematiannya,” ungkapnya.

Mayat korban pertama kali diketahui oleh Niwar, tetangganya. Pagi itu Niwar mendatangi rumah korban bermaksud hendak diajak bantu-bantu. Karena pintu ditutup dan terkunci, dia mengintainya dari lubang kunci.

Dari lubang kunci, dia melihat sosok manusia terbaring di lantai dalam rumahnya. Penasaran dan khawatir terjadi sesuatu pada diri korban, Niwar terus menghubungi warga kemudian bersama-sama masuk ke dalam rumah korban dengan membuka paksa pintu bagian belakang.

Saat pintu terbuka, warga menemukan korban sudah meninggal dunia dalam kondisi tertelungkup. “Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban meninggal dunia diduga akibat penyakitnya kambuh. Biar lebih pasti ya menunggu hasil Outopsi saja,” pungkas Kasat Reskrim Polres Lumajang.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: