Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Atlet sepatu roda dari Lumajang berhasil meraih juara di tingkat provinsi
Atlet sepatu roda dari Lumajang berhasil meraih juara di tingkat provinsi.
Lumajang, Motim - Meski terbilang cabang olahraga (cabor) baru di Lumajang, sepatu roda telah menunjukkan eksistensi dan prestasi. Bahkan para atlet cilik sudah menunjukkan kualitasnya di kancah provinsi. Mereka berhasil menyabet gelar juara pada kejuaraan yang baru digelar.

Para atlet cilik sepatu roda dari Lumajang berhasil mendapat empat medali di Kejuaraan Provinsi II Sepatu Roda di Tuban pada 24-25 Februari 2018. Mereka berhasil menyabet 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

Ketua Perserosi (Persatuan Sepatu Roda Indonesia) Lumajang, Yuli Harris menyebutkan, keempat medali itu diraih di kelompok umur C dan D. “Kesemuanya di kelas Speed Standard,” katanya pada Memo Timur, Senin (26/2).

Ia menjelaskan, untuk Kelas Speed Standard 1000 meter Putri Kelompok Umur C berhasil meraih juara 1 atau medali emas. Medali emas ini diperoleh Shalva Pramitha Putri. Kemudian Kelas Speed Standard 1000 meter Putra kelompok Umur D, juga berhasil menjadi yang terdepan. Berhasil meraih medali emas yang didapat Fadillah Eka Permana Putra.

Sedangkan di Kelas Speed Standard 500 meter Putri Kelompok Umur C mampu berada di posisi dua atau mendapat medali perak. Diraih oleh Shalva Pramitha Putri. Terakhir, di Kelas Speed Standard 500 meter Putra kelompok Umur D hanya mampu menyumbang medali perak atau di urutan ketiga. Diraih Innoval Charles Mario.

Yuli Harris menambahkan, melalui kejuaraan ini diharapkan bisa lebih mendongkrak prestasi cabor sepatu roda di Lumajang. Sehingga akan lebih banyak prestasi bergengsi yang bisa didapat.

Para bibit atlet juga diharapkan bisa lebih berkembang lebih baik. Mental juara mereka bisa terbentuk agar dapat menjadi atlet profesional kedepan. “Kita harap nantinya atlet sepatu roda dari Lumajang akan lebih banyak berbicara di kancah provinsi maupun nasional. Kalau bisa juga di tingkat internasional,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: