Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Banjir Parah di Rowokangkung
Banjir Parah di Rowokangkung
Lumajang, Motim - Banjir kembali terjadi di sejumlah wilayah di Lumajang. Hujan deras yang terjadi pada Kamis (1/1), sore hingga malam membuat sejumlah pemukiman terendam air. Banjir parah terjadi di Kecamatan Rowokangkung. Ratusan rumah terendam, dan banyak warga harus mengungsi.

Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang melaporkan, banjir parah terjadi di dua dusun di Rowokangkung. Tepatnya di Dusun Genitri, Desa Rowokangkung dan Dusun Wungurejo, Desa Sidorejo.

Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik, Wawan Hadi Siswanto, SH, M.Sc mengatakan, untuk di Dusun Genitri ada 244 rumah yang terendam. Sedangkan di Dusun Wungurejo ada 390 rumah.

Ketinggian air bahkan mencapai seratus sentimeter. Namun pada pagi hari sudah berangsur menurun. Sebagian warga juga ada yang mengungsi ke tempat yang tidak terdampak banjir. “Ada yang ke tempat yang tidak terdampak, seperti tinggal sementara di rumah saudara,” katanya.

Banjir yang melanda ini diakibatkan ada 4 titik tanggul yang jebol karena tidak mampu menahan debit air yang besar saat hujan deras dengan durasi cukup lama. Total panjang tanggul yang rusak mencapai 120 meter.

“Dari hasil koordinasi di lapangan dibutuhkan penanganan menggunakan bronjong,” kata Wawan.

Saat ini penanganan yang dilakukan terhadap korban banjir dilakukan dengan mengirim logistik bantuan. Pemerintah Kabupaten Lumajang telah mengirimkan obat-obatan dan air bersih. Di sana juga sudah ada posko kesehatan yang disedikan.

Wawan menambahkan, air diprediksi akan surut total satu atau dua hari kedepan. Itupun jika tidak ada hujan yang mengguyur lagi. “Jika masih ada hujan, tentu ketinggian air akan bertambah,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: