Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Kades Mustakim saat keluar dari Kajari Lumajang
Kades Mustakim saat keluar dari Kajari Lumajang
Lumajang, Motim - Kantor Kejaksaan Negeri Lumajang pada Rabu (21/2), sekitar pukul 23.00 WIB, digeruduk oleh ratusan warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, lantaran Kepala Desa (Kades) setempat bernama Mustakim ditahan oleh penyidik Pidana Khusus Kejari Lumajang.

Kades Sumberwuluh ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Lumajang sejak sebulan yang lalu, atas kasus dugaan tindak pidana korupsi terhadap sejumlah dana proyek desa yang merugikan uang Negara senilai 131 juta.

Ratusan warga Desa Sumberwuluh datang ke kantor Kejaksaan Negeri Lumajang, diangkut menggunakan 6 unit truck dan 3 buah kendaraan pribadi. Di depan kantor kejaksaan ratusan masyarakat berorasi meminta agar supaya Kades Mustakim dibebaskan.

Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Lumajang, Kurniawan Agung Prabowo, SH, MH ketika dikonfirmasi Memo Timur, Kamis (22/2), membenarkan apabila Rabu malam kantor Kejari Lumajang didatangi oleh masyarakat Desa Sumberwuluh dan berorasi di depan kantor meminta Kades Mustakim dibebaskan.

Akhirnya, perwakilan masyarakat Desa Sumberwuluh sebanyak 5 orang yang dipimpin oleh Acmad Afandy diterima oleh Kejari, Tengku Muja’far, SH, MH didampingi oleh waka Polres Lumajang, Kompol Budi Sulistiyanto, SH untuk audensi.

Satu jam kemudian audensi berakhir dengan hasil Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang memutuskan bahwa penahanan Kades Mustakim dialihkan menjadi tahanan kota dengan penjamin istri Kades, 6 kerabat Kades ditambah 1 orang selaku kuasa hukumnya.

“Para penjamin ini juga memastikan bahwa Kades Mustakim tidak akan melarikan diri, tidak akan merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana alias perbuatan yang melanggar hukum,” ungkapnya.

Lanjut Kasi Intelijen, pengalihan penahanan terhadap Kades Mustakim terpaksa dilakukan supaya situasi dan kondisi Lumajang tetap aman dan kondusif. Apalagi, sebentar lagi Kabupaten Lumajang akan menggelar pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Meski demikian, proses hukum Kades Mustakim terus berlanjut hingga ke meja hijau pengadilan Tindak Pidana Korupsi. “Kades Mustakim sudah dikeluarkan dari tahanan dan sudah dijemput oleh keluarganya,” pungkas Kasi Intelijen Kejari.

Informasi yang berhasil dihimpun Memo Timur, saat proses penanganan perkara yang membelit Kades Mustakim berlangsung, telah terjadi lobi-lobi antara Kades Mustakim dengan salah satu oknum jaksa Kejaksaan Negeri Lumajang.

Harapannya tidak lain agar kasus tersebut tidak lanjut, minimal mendapat keringanan. Nampaknya lobi-lobi membuahkan kesepakatan. Atas kesepakatan itu, di sebuah tempat Kades Mustakim telah menyerahkan uang kurang lebih 50 juta kepada oknum jaksa. Siapa saja kah oknum itu ? (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: