Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Petugas gabungan bersama masyarakat saat menyalamat barang milik Desa
Petugas gabungan bersama masyarakat saat menyalamat barang milik Desa
Lumajang, Motim - Kantor Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, terbakar. Barang yang ada di dalamnya seperti kursi plastik, meja, printer juga berkas Alokasi Dana Desa (ADD) juga Dana Desa (DD) Tahun 2017 ludes dilahap api.

Beruntung, asap tebal kehitaman yang keluar dari kantor desa segera diketahui oleh warga yang bertempat tinggal tak jauh dari lokasi, kemudian dilaporkan ke Polsek Tempeh juga Koramil setempat.

Kapolsek Tempeh, AKP Aris Supomo melalui Kanit Reskrim, Aiptu Hendrik Harimurti saat dikonfirmasi Memo Timur mengatakan, begitu mendapat laporan kantor Desa Pandanwangi dilahap api, pihaknya bersama personil Koramil terus menuju ke lokasi.

“Sebelum berangkat, lebih dulu kami menghubungi pemadam kebakaran (PMK) Lumajang. Kejadiannya Rabu (7/2), sekitar pukul 15.30 WIB kemarin saat kantor Desa Pandanwangi kosong Pak,” ungkapnya via ponselnya.

Setiba di lokasi, pihaknya dibantu warga berusaha memadamkan kobaran api disiram dengan air menggunakan alat seadanya. Tak lama kemudian, kendaraan PMK datang langsung menyeprotkan air ke semua titik api. 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan.

“Kalau menanyakan soal kerugian ya sedikit, mungkin sekitaran 2 jutaan wong yang terbakar hanya meja, kursi, printer dan berkas ADD juga DD. Mungkin yang mahal adalah isi dari berkas itu,” ungkapnya lagi.

Ditanya apakah kantor Desa Pandanwangi terbakar akibat konsleting listrik atau ada orang yang dengan sengaja membakarnya dengan tegas Kanit Reskrim mengatakan belum tahu, karena kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

Namun demikian, pihaknya sudah mengamankan sejumlah barang bukti (BB) dari lokasi kejadian untuk keperluan pengungkapan. Perlu diketahui, hingga saat ini PLT Kades Pandanwangi belum bisa dimintai keterangan.

“Yang pasti, kasus ini sudah kami tangani, doakan semoga segera terjawab,” pungkasnnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: