Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Kepedulian Bupati terhadap GTT dan PTT

Mou Pemkab Lumajang dengan BPJS Jember
Mou Pemkab Lumajang dengan BPJS Jember

 Semua GTT dan PTT bakal Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan
Lumajang, Motim - Pemerintah Kabupaten Lumajang telah menandatangani nota kesepahaman atau Mou dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Jember. Mou ini ditandatangani langsung oleh Bupati Lumajang, Drs. H. As’at Malik, M.Ag dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jember, Dwi Endah Aprilistyani.

Mou yang dimaksud yakni mengenai perlindungan kerja terhadap Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pekerja Tidak Tetap (PTT). Dengan adanya kerjasama ini, semua GTT dan PTT nantinya bisa terdaftar semua di BPJS dan mendapat pelayanan yang sama dari BPJS seperti guru dan pekerja lainnya.

Bupati mengatakan, melalui Mou ini, adalah salah satu bentuk kepedulian Pemkab Lumajang kepada GTT dan PTT. Mereka juga harus mendapat perlindungan yang sama.Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan pada saat bekerja.

Selain itu, diharapkan GTT dan PTT nantinya bisa bekerja lebih semangat dan maksimal lagi. “Sudah dilindungi oleh BPJS ketenagakerjaan, jadi diharapkan kedepannya bisa bekerja dengan baik dan semangat,” kata bupati.

Bupati juga berterimakasih atas kerjasama yang dilakukan dengan BPJS Jember. Dan diharapkan juga kerjasama ini bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana. “Saya ucapkan terima kasih kepada BPJS yang sudah bekerjasama dengan baik dan tidak hanya pada hari ini, kedepan bisa menjalin silaturahmi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jember, Dwi Endah Aprilistyani mengungkapkan, dirinya sangat bangga bisa melakukan kerjasama ini. Dengan harapan keikutsertaan GTT dan PTT dalam BPJS ketenagakerjaan juga bisa dicontoh daerah lainnya.

“Harapan kami semoga keikutsertaan GTT dan PTT ini bisa diikuti oleh kabupaten lainnya yang merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada GTT dan PTT,” katanya.

Karena GTT dan PTT juga mendapat hak yang sama sebagai guru dan pekerja. Dan sesuai dengan amanah Undang-undang. “Ketika keluar dari rumah sudah mendapatkan perlindungan dan juga merupakan amanah dari UUD 1945 pasal 34 dan UU 40 jaminan kesehatan Nasional maupun uu pelaksanaan no 24 tahun 2011,” jelasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: