Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Uji Publik Raperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik
Uji Publik Raperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik
Lumajang, Motim - Bupati Lumajang, Drs. H. As’at Malik, M.Ag mengatakan, ada beberapa daerah di Lumajang yang semakin lama semakin berpotensi terdampak limbah yang berbahaya. Karena masih ada masyarakat yang memanfaatkan sungai untuk pembuangan limbah rumah tangga.

“Tugas kita sekarang menyesuaikan limbah domestik seperti apa dan bagaimana caranya ini supaya tidak mengganggu lingkungan,” katanya saat membuka Uji Publik Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik di Pendopo, Rabu (7/2).

Hal ini dilakukan, agar dari awal terproses dengan benar maka siapapun yang ada di sekitar tempat itu aman. Dengan cara melakukan antisipasi dengan cara dan penanganan yang tepat.

Lanjutnya, jika air limbah sudah dikelolah dengan baik, tentu akan berdampak besar pada lingkungan di sekitarnya. Misalnya untuk sungai juga tidak akan tercemari. Karena limbah tidak dibuang di sana.

“Begitu orang berfikir tentang sungai, mesti ngomong sungainya harus bersih, ikan harus nyaman, tidak ada limbah yang masuk ke situ dan tidak ada anak ikan sekecil apapun yang mati karena limbah yang masuk ke dalamnya,” tuturnya.

Jika kesadaran tentang limbah ini terkelola dengan bagus, diharapkan akan menghasilkan lingkungan yang sehat dan dapat memberikan pengaruh yang positif nantinya.

Salah satu sungai yang dapat dijadikan contoh adalah Kali Temi yang terletak di Kelurahan Ditotrunan. Kali Temi yang dulunya kumuh, sekarang menjadi tempat wisata yang terkenal dengan Ikan Kerambanya.

Sungai tersebut bahkan menjadi contoh bagi beberapa Kabupaten lainnya. Bupati yakin, kedepannya Kabupaten Lumajang akan lebih bagus dan lebih bersih jika peraturan tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik tersebut dapat terselenggara dengan baik. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: