Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Masuk Masa Cuti, Bupati Sampaikan Pesan Penting pada ASN

Bupati saat pulang ke rumah pribadinya diantar ratusan ASN
Bupati saat pulang ke rumah pribadinya diantar ratusan ASN
Lumajang, Motim - Bupati sudah memasuki masa cuti per 15 Februari 2018. Ia wajib cuti, sebagai petahana untuk melaksanakan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lumajang 2018-2023. Sebelum cuti, bupati menyampaikan pesan penting kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Pesan yang Ia sampaikan adalah, agar ASN bisa tetap maksimal dalam bekerja meskipun dirinya untuk sementara tidak ada di Pemkab Lumajang. Semua ASN wajib menjalankan tugasnya masing-masing seperti biasanya sesuai dengan Tugas, Pokok, dan Fungsi (Tupoksi).

Bupati menginginkan tidak ada perbedaan kinerja saat dirinya ada atau tidak ada di Pemkab. Karena hal itu adalah sebagai bentuk tanggungjawab kepada masyarakat. Bukan hanya soal ketaatan kepada pimpinan saja.

“ASN laksanakan tupoksi sebagaimana mestinya dan tidak menginginkan ada perbedaan perlakuan dan ketaatan pada pimpinan,” katanya saat Apel Sore di Halaman Pemkab Lumajang sekaligus momentum dirinya pamit kepada ASN.

Memasuki masa Pilkada, ASN memang diharuskan untuk bersikap netral. Namun ada tugas tambahan bagi ASN sebagai pelayan masyarakat. Yakni turut serta dalam mendidik masyarakat agar mau menyampaikan hak suaranya dan tidak golput.

Kemudian, menyampaikan pada masyarakat agar bisa tetap menjaga kondusifitas di tahun politik ini. “Beri motivasi kepada masyarakat dalam menciptakan rasa damai memasuki tahun politik,” katanya.

Bupati juga sangat berterimakasih kepada ASN yang selama ini, sudah bisa bekerjasama dengan dirinya untuk Lumajang yang semakin baik. Dan membuahkan hasil, banyaknya prestasi Lumajang yang diraih tahun ini. Ada banyak penghargaan yang didapat. Baik skala nasional maupun regional.

“Terimakasih atas kerja sama yang terjalin baik selama ini,” ucapnya.

Sesuai surat keputusan dari gubernur, per 15 Februari bupati sudah dilarang menggunakan fasilitas jabatan selama ini yang diberikan. Termasuk Ia harus meninggalkan Pendopo dan harus pulang ke kediamannya di Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono.

Barang-barang pribadi milik bupati juga sudah mulai dipindahkan ke rumah pribadinya. Uniknya, pada Selasa (13/2), sore, sebagai bentuk cinta dan loyalitas pada bupati, ratusan ASN mengantar bupati pulang ke rumah pribadinya.

Selama bupati cuti, yang menggantikan posisinya sebagai pelaksana tugas adalah Wakil Bupati dr. Buntaran. Bupati akan cuti selama 129 hari. Terhitung 15 Februari hingga 23 Juni 2018. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: