Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Mayat Tanpa Identitas Mengambang di Sungai Bondoyudo

Kondisi mayat sebelum dievakuasi
Kondisi mayat sebelum dievakuasi
Lumajang, Motim - Mayat tanpa identitas berjenis kelamin perempuan diperkirakan berusia sekitar 45 tahun menggunakan kaos warna coklat, celana abu-abu ditemukan mengambang di aliran sungai Bondoyudo, Dusun Tayeng, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung.

Kabar penemuan mayat cepat menyebar ke tengah masyarakat. Dalam hitungan menit saja, warga sudah berjubel di sekitar lokasi untuk melihat kondisi mayat, sekaligus untuk memastikan siapa mayat tersebut.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Roy Aquary Prawirosastro, SH ketika dikonfirmasi Memo membenarkan. Tapi, kasus penemuan mayat tersebut sudah ditangani oleh unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Randuagung.

Untuk menentukan penyebab kematiannya, oleh petugas mayat korban tersebut terus dibawa menuju ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang untuk dilakukan Outopsi.

“Apakah mayat korban itu meninggal dunia akibat terpeleset dan jatuh ke sungai Bondoyudo dan tidak segera mendapat pertolongan atau karena penyebab lain misalkan dibunuh. Jawabannya menunggu hasil proses Outopsi Mas,” tuturnya.

Awalnya, Senin (26/2), sekitar pukul 17.15 WIB, masyarakat Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, melihat sosok mayat mengambang di aliran sungai Bondoyudo. Karena lokasinya sulit untuk dievakuasi, kemudian oleh masyarakat dilaporkan ke Polsek, Koramil Randuagung juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang.

Pukul 17.35 WIB, petugas dari Polsek, Koramil dan BPBD tiba di lokasi kemudian melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut. Lokasi yang sulit dan cuaca mulai gelap membuat proses evakuasi sedikit memakan waktu.

Atas kerja keras petugas gabungan, sekitar pukul 17.55 WIB mayat tanpa identitas itu berhasil dievakuasi, kemudian dibawa ke RSUD menggunakan kendaraan BPBD untuk dilakukan Outopsi. Rencananya, hari ini proses Outopsi dilakukan.

“Barang siapa yang merasa kehilangan anggota keluarganya berjenis kelamin perempuan menggunakan kaos coklat celana abu-abu berumur sekitar 45 Tahun, segera menghubungi petugas kamar mayat RSUD dr. Haryoto atau ke Polsek Randuagung bisa juga ke Sat Reskrim Polres Lumajang,” tegas Kasat Reskrim.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: